Kodam Mulawaran 

348 prajurit di perbatasan di tarik

penarikan pasukan perbatasanBALIKPAPAN.CAHAYAKALTIM.Com. Sebanyak 348 prajurit Bataliyon Infanteri 521 Dadaha Yudha Kodam V Brawijaya tuntas menjalani tugas pengamanan perbatasan Indonesia dan Malaysia. Mereka disambut dengan mengelar upacara di Pelabuhan Semayang, Jumat (1/4/2016).

Hadir pada upacara ini seluruh pejabat yang ada di lingkungan Kodam VI Mulawarman, Irwasda Polda Kaltim, perwakilan dari Lanal Balikpapan, Lanud Balikpapan, Staf Ahli Pemkot Balikpapan, anggota DPRD Balikpapan serta beberapa instansi vertikal lainnya.

Para pasukan infanteri ini yang menggunakan kapal laut KRI Teluk Parigi 539 dari Kaltara ini telah menjalani tugas selama 9 bulan di kawasan perbatasan Kalimantan Utara dan perbatasan Malaysia.

Irdam VI Mulawarman Kolonel Kaveleri Ana Supriatna selaku inspektur upacara menyampaikan amanat Pangdam VI Mulawarman, bahwa para prajurit ini telah berupaya optimal dan dapat menjaga kedaulatan bangsa dan negara.

“Kalian telah berhasil menjaga wilayah RI dan Malaysia, khususnya Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Sehingga pelanggaran pelanggaran yang selama ini terjadi relatif dapat berkurang,” ujar Ana Supriatna.

Dalam kurun waktu 9 bulan di wilayah perbatasan, para prajurit TNI AD ini bukan hanya sebatas melakukan pengamanan semata. Namun ada beberapa peredaran narkoba yang berhasil diringkus.

“Mereka beberapa kali menangkap peredaran narkoba, seperti wilayah perairan Nunukan dan Sabah. Para pengedar narkoba itu semuanya telah diserahkan ke pihak kepolisian,” ujar Ana Supriatna kepada cahayakaltim.com usai upacara digelar.

Para prajurit Yonif 521 Dadaha Yudha Kodam V Brawijaya ini setelah mengikuti upacara pelepasan, langsung bertolak menuju Surabaya untuk kembali ke markasnya dengan menggunakan KRI Teluk Parigi 539. (alfian tamzil)

Foto : Irdam VI Mulawarman Kolonel Kav Ana Supriatna memberikan ucapan para prajurit Yonif 521 Dadaha Yudha.(foto : Alfian Tamzil)

Berita Terkait