Balikpapan Berita Headline Berita Terkini 

38 pasang pengantin ikuti nikah masal

kawin masalBALIKPAPAN.CAHAYAKALTIM.com–Pelaksanaan pernikahan masal kembali digelar Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan yang digelar di Masjid Arriyadh Komplek Pondok Pesantren Hidayatullah, Gunung Tembak, Balikpapan, Minggu pagi (07/08/2016).
Kali ini yang mengikuti pernikahan masal atau Walimatul Ursy Pernikahan Mubarok sebanyak 38 pasang. Di mana seluruh peserta berasal dari kalangan Pondok Pesantren Hidayatullah sendiri. Mereka adalah para mujahid dakwah yang saat ini tengah menjalani tugas di berbagai pelosok tanah air. Seperti di Papua, Makasar, Denpasar serta adapula yang sedang menjalani tugas di Sudan, Afrika dan Madinah, Saudi Arabia.
Hadir pada acara itu diantaranya Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi, Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat, Direktur Balikpapan TV H Sugito, Danpomdam VI Mulawarman Kolonel CPM Sudirman serta ribuan jamaah dari keluarga besar Hidayatullah serta adapula   yang berasal dari keluarga dari wali yang sedang dinikahkan pada hari itu.
Ketua Pembina Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Drs H Zainuddin Musadad Msi mengatakan, para peserta yang mengikuti pernikahan masal ini, sebelumnya harus melalui proses seleksi. Mulai mengisi biodata yang mencapai 38 point. “Jadi sedetail mungkin identitasnya harus terdata. Mulai dari warna kulit dan seterusnya melalui stering komite,” ujar Ustadz Zain, sapaan akrabnya.
Para pasang pengantin ini memang secara keseluruhan adalah berasal dari internal. Mereka dahulunya adalah santri atau santriwati yang pernah mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren tebesar di Kalimantan itu. Kemudian lepas menjalani pendidikan mereka mengabdi kepada pondoknya untuk menjadi mujahid dakwah yang tugasnya berdakwah di berbagai wilayah serta pelosok pelosok yang ada di tanah air.
Pernikahan masal atau Walimatul Ursy ini merupakan agenda rutin yang hampir setiap tahun dilaksnakan di Pondok Pesantren Hidayatullah. Kegiatan ini dimulai sejak tahun 1978 silam dan hampir setiap tahun digelar. Namun jumlah pengantinnya saja yang berbeda beda setiap tahunnya. (alfian tamzil)

Berita Terkait