Berita Headline Berita Terkini Komunitas 

Ahmad Tauhid masih dipercaya pimpin Astindo Kaltim

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Travel Indonesia (Astindo) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Daerah yang digelar di Hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan, Sabtu pagi (09/12/2017).

Musda Astindo ini dihadiri sejumlah anggotanya yang berasal bukan hanya dari Balikpapan saja, namun juga ada pengusaha travel dari luar Balikpapan, seperti Samarinda, Kutai Kartanegara dan beberapa perwakilan perusahaan travel dari berbagai kabupaten kota yang ada di Kaltim.

Pada Musda ini hadir pula Direktur Executif DPP Astindo Syahrul Firdaus dan Seketaris Jenderal DPP Astindo Pauline Suharno. Di mana agenda Musda ini adalah pemilihan Ketua DPD Astindo Kaltim periode 2017 – 2022.

Dalam perhelatan Musda ini, Ahmad Tauhid kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Astindo 5 tahun ke depan. NG Priyono selaku strering comitte diawal sambutannya mengatakan, bahwa pada pemilihan Ketua DPD Astindo Kaltim ini tak ada calon lain, terkecuali nama Ahmad Tauhid. Sehingga yang terpilih adalah incumbent.

Terpilihnya kembali Ahmad Tauhid secara aklamasi ini tentu dilatarbelakangi berbagai pertimbangan. Salah satunya sosok Ahmad Tauhid dikenal sebagai pemimpin yang mampu membawa nama organisasi ke arah yang jauh lebih baik.

Setelah terpilih secara aklamasi, Ahmad Tauhid menyampaikan, bahwa menjalani organisasi seperti Astindo tidak semudah yang dibayangkan. “Saya selalu berdiskusi sesama teman bagaimana agar organisasi bisa berjalan baik. Bahkan ada beberapa anggota dari asosiasi lain yang justru ikut di organisasi ini,” ujar Tauhid dalam sambutannya.

Ia juga mengatakan, bahwa ada anggota Astindo yang teraniaya akibat kebijakan pemerintah. Namun sampai sekarang banyak anggota Astindo yang masih bertahan. “Ini berkat kepercayaan diri yang tinggi yang membuat beberapa anggota Astindo bertahan hingga kini,” ujarnya.

a juga menyampaikan, semenjak dirinya memimpin Astindo, ia bersama jajaran pengurus lainnya acapkali melakukan audensi ke beberapa pejabat pemerintah. Tujuannya tak lain agar Astindo dapat dikenal di Kaltim.

Selain melakukan audensi ke pejabat pemerintah, Astindo juga pernah melakukan statement yang sempat membuat heboh di Kaltim. Yaitu memblacklist Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. “Ya, Astindo memang pernah memblacklist pemkab Kukar. Ini sempat membuat heboh teman teman pengusaha yang ada di Kaltim,” ujar Tauhid lagi.

Ia juga mengatakan, bahwa pasca terpilihnya kembali dirinya sebagai Ketua DPD Astindo Provinsi Kalimantan Timur, kedepannya agar sesering mungkin melakukan pendekatan dengan para maskapai. Sebab Astindo ini tak lepas dari dunia penerbangan, dalam hal ini penjualan tiket.

Di sela sela sambutannya Tauhid juga mengatakan bahwa dirinya sengaja tidak melakukan laporan keuangan, saat memimpin Astindo periode sebelumnya. “Selama ini Astindo tidak pernah memunggut biaya dari anggotanya. Sehingga otomatis tidak perlu memberikan laporan pertanggungjawaban keuangan,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Tauhid mengatakan bahwa Astindo akan sesering mungkin mengadakan pameran. “Ini juga ada beberapa anggota baru bergabung. Dan juga kita akan lebih sering melakukan Astindo Fair dalam waktu dekat ini,” pungkasnya. (*)

 

Penulis : Alfian Tamzil

Editor : Michael M

Berita Terkait