Berita Headline Berita Terkini Ekobis 

Akhirnya BI tanggapi hoax soal uang baru

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Pasca diterbitkannya uang pecahan baru oleh Bank Indonesia sebulan lalu ternyata nenimbulkan banyak berita hoax di media sosial, menjadi perhatian tersendiri bagi Bank Indonesia. Seperti warna dan pembuatannya yang menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial.

Melihat situasi seperti ini Bank Indonesia angkat bicara dengan mengundang sejumlah wartawan dari berbagai media, mulai dari media cetak, elektronik dan online, baik media lokal maupun nasional yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Kamis siang (05/01/2017).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Suharman Tabrani mengatakan, bahwa apa menjadi perbincangan di media sosial tentang diterbitkannya uang pecahan baru dinilai banyak yang tidak benar. Mulai dari warna uang, gambar pahlawan serta pencetakannya.

“Warna serta desain pada uang pecahan baru itu dicetak berdasarkan keputusan undang undang. Termasuk gambar pahlawannya, juga sudah mendapatkan persetujuan dari pihak ahli waris,” ujar Suharman.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain membahas warna serta desain pada uang pecahan baru itu, gambar pahlawan yang ada pada uang kertas dan uang logam tersebut tidak ada kaitan dengan nilai uangnya. “Jadi bukan berarti gambar pahlawan pada uang tersebut disamakan nilainya. Tidak seperti itu menilainya,” imbuhnya.

Dan yang menjadi sorotan di media sosial yang menyebut bahwa pencetakan uang baru itu dicetak di percetakan biasa ternyata dianggap sebuah berita hoax. “Bank Indonesia selalu mencetak uang di Perum Peruri. Jadi apa yang beredar di media sosial jika uang baru itu dicetak di luar Peruri itu adalah tidak benar,” pungkasnya.

Penerbitan uang baru ini merupakan penerbitan uang baru pertama kalinya dengan menerbitkan 11 jenis uang pecahan baru dalam waktu yang bersamaan. 7 uang kertas baru dan 4 uang logam baru. Biasanya Bank Indonesia menerbitkan 1 atau 2 jenis uang baru dalam waktu yang sama.
Penulis : Alfian Tamzil

Berita Terkait