Advetorial Berita Headline Berita Terkini Kelistrikan 

Aksi Sosial hingga Lomba Fire Rescue

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com—Sebagai salah satu perusahan yang menerapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), sangat perlu selalu mengingatkan kepada para pegawai PLN Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra), agar tetap mengedepankan keselamatan kerja dan juga bersosial kesehatan.

Seperti yang dilakukan Perusahan Listrik Negara Kanwil Kaltimra ini. Sejak Tanggal 12 Januari hingga 12 Februari tengah mengadakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan. Seperti pada Rabu (7/2/2018) dilaksanakan donor darah yang diikuti ratusan pegawai PLN Kaltimra disusul dengan kegiatan kompetisi fire rescue yang diikuti oleh masing-masing unit PLN Kaltkmra pada Kamis (8/2/2018).

Supervisor Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K3L) PLN Kanwil Kanwil Kaltimra Ermin Sri Wulandari, mengatakan penerapan K3 di lingkungan kerja PLN telah dilaksanakan dan jadi bagian dari komitmen direksi PLN bahwa, tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia. Penerapannya tentu dilaksanakan tidak hanya pada momen bulan K3, tapi secara berkelanjutan.

“Implementasi tentang Keselamatan Kerja tidak hanya dilakukan saat momentum bulan K3. Tapi sudah jadi bagian dari setiap kegiatan yang dilakukan PLN, dari hulu ke hilir, kami selalu kedepankan safety. Momen bulan K3 ini kami jadikan saat untuk mengetahui penerapan tiap unit. Makanya dilaksanakan lomba yang berkaitan dengan safety,” kata Ermin, kepada cahayakaltim.com, Kamis (8/2/2018).

Kegiatan sosial berupa donor darah merupakan bentuk kepedulian para pegawai PLN Kanwil Kaltimra, sedangkan responsive kecelakaan seperti fire rescue digelar untuk menguji kesiapan dan mengetahui kesiapan tim tanggap darurat dalam penanggulangan kejadian kebakaran, gempa, atau kecelakaan lain.

“Berkaca dari sejumlah kejadian yang terjadi di luar PLN Kaltimra atau PLN wilayah lain. Dimana seluruh pegawai terpapar bahaya, termasuk yang di perkantoran,” ungkap Ermin.

Ada sekitar seribuan pegawai PLN Kaltimra yang perlu dipastikan keselamatan kerjanya. Salah satu contoh kejadian, pada 2015 silam terjadi laka kerja. Saat itu dilaksanakan pemasangan KWH meter di rumah atau gedung. Pegawai alih daya saat itu tidak menyadari infrastruktur keropos.

“Saat itu, Pegawai tersebut sudah memakai safety seperti helm, tapi saat memanjat dia tidak mengetahui kondisi sekitar lokasi. Dia belum melakukan pengecekan atau unsafe actuion yaitu pekerja lupa observasi lingkungan juga unsafe condition. Dimana salah satu tiang sudah kropos, sehingga terjadi kecelakaan kerja.  Tiang di Kaltimra itu puluhan ribu, belum semua terinspeksi dengan baik dan pekerja ini tidak melihat akan hal itu. Namun dengan kejadian itu, menjadi  pelajaran yang membuat pekerja lebih waspada,” ujar Ermin.

Selain itu, lanjut ermin, pihakna juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang keamanan listrik di rumah juga sosialisasi ke kampus. 

“Kalau untuk internal kami, jelas ada potensi bahaya terkait listrik. Seperti di pengoperasian pembangkit cukup berpotensi terjadi kebakaran. Untuk itulah sangat pentingnya  mawas diri bagi para pegawai,” kata Ermin.

“Jika di bagian pembangkit bahaya kebakaran jadi perhatian utama, maka di bagian transmisi, dimana terdapat aliran listrik bertegangan 150 KV, maka yang diperhatikan adalah perlindungan dari listrik. Untuk itulah pentingnya dilakukan edukasi dan pelatihan. Dengan memahami K3, pegawai menjadi aware dan otomatis menjaga jangan sampai bahaya tejadi pada dirinya. Tentunya PLN Kaltimra juga memberikan lingkungan kerja yahg standar,” tambah Ermin.

Menurut Ermin, tidak hanya kesehatan dan keselamatan yang didapat namun juga target operation excellent perusahaan tercapai. Selama ini pengawasan K3 dilakukan dengan cara mengikuti pedoman yang menjadi indikator K3. Pedoman ini mengukur implementasi K3.  “Ada poin bobotnya. Medical checkup, edukasi, pelatihan. Ini mendukung kompetensi personil agar lebih waspada terhadap bahaya saat bertugas. Keselamatan itu berawal dari diri sendiri,” tandasnya. (***)

Editor : Michael M

Berita Terkait