Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Bawa 7 kg ‘kopi susu’, penumpang KM Lambelu terancam hukuman mati

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Seorang penumpang KM Lambelu berinisial R (38) yang datang dari Pelabuhan Tarakan, Kalimantan Utara ke Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, terancam hukuman mati setelah jajaran reskrim Polre Nunukan mendapati pelaku membawa barang seberat 7 kg yang dikemas dalam 7 bungkusan kopi susu yang didalamnya barang terlarang, Senin (21/3/2017).

Barang terlarang yang dibawa penumpang tersebut, adalah narkoba jenis sabu.

Kapolres NunukaK, AKBP Pasma Royce S.I.K., MH, menerangkan penumpang berinisial R tersebut kedapatan membawa sabu-sabu itu berangkat dari Tarakan menggunakan kapal Pelni, KM Lambelu.

Ketika tiba di Pelabuhan Tunon Taka, satuan Reskoba Nunukan yang melakukan pemeriksaan rutin melihat gerak-gerik mencurigakan pada penumpang ini.

“Setelah diamankan dan petugas membuka seluruh barang bawaan penumpang ini, akhirnya didapatkan 7 bungkus sabu yang dikemas dalam tempat kopi susu,” kata AKBP Pasma Royce.

Kapolres Nunukan menjelaskan narkoba itu disembunyikan ke dalam barang-barang rombengan dan barang-barang bekas oleh tersangka untuk mengelabuhi petugas apabila ada pemeriksaan di pelabuhan.

Pengungkapan narkoba di Pelabuhan Tunon Taka ini sudah sering dilakukan oleh jajaran Reskoba Polres Nunukan, namun para pelaku masih terus mencoba memasukkan barang haram ini dengan berbagai cara.

“Atas perbuatan ini, tersangka kami kenakan Pasal 112 (2), 114 (2) jo 132 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun atau pidana mati,” kata Kapolres.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim mengimbau kepada masyarakat agar tidak mencoba-coba narkoba, atau tergiur melakukan bisnis barang haram ini.

Sebab, selainhukumannyasangatberat, barangharaminidapatmerusakgenerasimudabangsa.

“Jauhi narkoba, dan segera melapor kepada aparat bila mendapati seseorang yang membawa narkoba,” harap Ade Yaya Suryana, Selasa (20/3/2017).

sumber : humas polda kaltim

Editor : Michael Mailangkay

Berita Terkait