Berita Terkini Politik 

Diam-diam Kolonel Donald digadang ikut Pilgub nanti

donaldBALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.comKendati pemilihan Gubernur Kalimantan Timur masih cukup lama. Namun sudah ada  nama yang  bermunculan. Diantaranya Yusran Asfar, Bupati Penajam Paser Utara dan Rita Widyasari, Bupati Kutai Kartanegara.
Terlepas dari para nama yang bermunculan untuk ikut serta pada ajang pemilihan gubernur pada 2018 mendatang. Ada sekelompok warga dari berbagai elemen masyarakat yang ada di Kalimantan Timur untuk menunjuk Kolonel Kav Donald Sitorus.
Sosok Donald Sitorus memang cukup dikenal di provinsi ini. Ia ada sosok perwira menengah senior yang saat ini bertugas di Kodam VI Mulawarman.
Saat ditemui cahayakaltim.com di kediamannya, Donald sempat kaget ketika ditanya dirinya telah didukung oleh sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh pengusaha yang ada di Kaltim, khususnya di Samarinda, Balikpapan, Grogot serta beberapa daerah yang ada di Kaltim. Mereka berharap agar Donald turut serta untuk masuk sebagai kandidat Gubernur Kaltim.
[irp posts=”3605″ name=”Akhirnya, Rita Widyasari pimpin Golkar di Kaltim”]
Kepada media ini ia sempat menanyakan, apa dasar mereka untuk menunjuk dirinya agar maju pada pemilihan Gubernur Kaltim. Salah seorang tokoh masyarakat dan pengusaha terkenal di Kaltim yang enggan disebutkan namanya itu menyebut bahwa Donald  sudah dikenal masyarakat, khususnya  ketika menjabat sebagai Komandan Kodim di Grogot dan di Balikpapan.
Kesehariannya saat menjabat Dandim, selalu mengajak para tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama dalam rangka membangun persatuan dan kesatuan.
“Ini salah satunya. Sehingga ia dikenal oleh segala lapisan di masyarakat ketika ia menjabat sebagai Dandim,” ujarnya.
Namun anehnya, Donald justru menganggap itu hal yang biasa. “Ah, itukan mereka terlalu membesar besarkan saja. Semua Dandimkan tugasnya seperti itu. Saya hanya melaksanakan pembinaan teritorial sesuai dengan tugas pokok TNI,” ujar Alumni Akademi Militer TNI AD tahun 1985 itu.
Ketika ditanya, mengenai tugasnya selama menjabat Dandim, di mana semua pejabatnya selalu melakukan hal yang serupa. Namun kenapa sosok Donald mempunyai penilaian tersendiri bagi beberapa kalangan di Kaltim.
Menanggapi pertanyaan ini, Donald mengaku masih belum memikirkan atau bahkan belum mempunyai niat untuk mengikuti pemilihan gubernur. “Saya inikan masih berdinas aktif di TNI. Itu artinya saya tidak boleh berpolitilk praktis. Dan saya tidak mempunyai partai dan tidak boleh berpartai,” ujar Donald Sitorus lagi.
[irp posts=”3537″ name=”Partai Idaman mulai rambah segala golongan di Kaltim”]
Namun berkaitan dengan adanya sekelompok elemen masyarakat di Kaltim yang mendorongnya untuk maju, walau dengan jalur independen atau bisa saja ada partai yang melamar. Seraya tersenyum ia mengangguk. “Itu benar. Tetapi  melalui jalur independen itukan ada undang undangnya dengan harus melalui prosedur. Begitu pula bila ada parpol yang melamar, juga ada undang undangnya,” papar Donald lagi.
Menyikapi hal ini, Donald enggan banyak bicara. “Sebentar dululah. Sayakan harus konsolidasi terhadap  diri saya sendiri dulu. Dan tentu saya juga harus melapor ke atasan saya,” pungkasnya.
Ia juga menyampaikan rasa terimakasih kepada sejumlah elemen masyarakat di Kaltim. Baik itu dari tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pengusaha serta beberapa kelompok masyarakat lainnya yang ada di Kaltim.”Saya ucapkan terimakasih atas perhatian dan kepercayaan mereka kepada saya,” imbuhnya.
[irp]
Sosok Donald Sitorus sendiri di militer terbilang baik. Ia pernah menjabat Dandim di Grogot dari tahun 2001 hingga 2003. Kemudian kembali dipercaya menjadi Dandim 0905 Balikpapan dari tahun 2003 hingga 2005, dan menjadi dosen di SESKOAD dari tahun 2005 hingga 2010.
Kemudian sejak tahun 2010 hingga tahun 2015 menjabat sebagai Staf Ahli Pangdam VI Mulawarman. Dan sejak 2015 hingga kini ia menjabat sebagai Staff Khusus Pangdam VI Mulawarman.
Jika keinginan sejumlah elemen masyarakat di Kaltim untuk mengantarkannya sebagai kandidat Gubernur Kalimantan Timur, maka hanya Donald lah satu satunya yang berasal dari kalangan militer. (alfian tamzil)

Berita Terkait