Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Ditangani Dokter Bedah, 8 Mahasiswa Dinyatakan Sehat

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com – Delapan mahasiswa yang dirawat di rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan pasca bentrok dalam aksi demontrasi beberapa waktu lalu di depan Kantor DPRD Kota Balikpapan dinyatakan sehat dan tak ada gejala serius.

Hal tersebut duungkapkan Kepada Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kaltim, Kombes Pol dr Gandik Siswondo, kepada cahayakaltim.com di ruang kerjanya.

Kabid Dokes Kombes Pol dr Gandik Siswondo. image by echi/cahayakaltim.com

“Dari pemeriksaan kesehatan, tak ada gejala serius terhadap kesehatan mahasiswa yang menerima tindakan represif aparat kepolisian dalam aksi mahasiswa di Kantor DPRD Balikpapan,” kata Gandik, Jumat (15/2/2019).

Ada 8 orang yang dibawa ke RS Bhayangkara untuk ditangani. Tiga orang dinyatakan bisa langsung pulang malam hari. Kemudian yang 5 orang harus diobservasi. Harus didalami apakah ada kemungkinan  hal-hal yang membahayakan. Pada Mahasiswa tersebut, menurut Gandik, langsung ditangani dokter bedah.

Dari hasil observasi dokter bedah, kondisi mahasiswa tersebut dinyatakan dalam keadaan baik-baik saja. Setelah dirawat selama satu malam di RS Bhayangkara. “Dari hasil foto rontgen dan USG, semua baik-baik saja. Dari pengamatan klinis, tidak dilihat tanda-tanda yang membahayakan,” kata dokter gandhik.

Namun demikian, kata Gandik, jika ada mahasiswa yang merasa masih perlu untuk mendapat perawatan medis, dirinya menganjurkan untuk kembali ke RS Bhayangkara. “Silahkan datang kembali. Tidak dipungut biaya apapun,” tegasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 8 mahasiswa dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara usai bentrok dengan aparat kepolisian pada aksi turun ke jalan di depan Kantor DPRD Kota Balikpapan menuntut penanganan kasus korupsi di Balikpapan, 11 Februari lalu. (*)

Penulis : Echi

Editor : Michael M

Berita Terkait