Advetorial Berita Headline Berita Terkini Ekobis 

Dorong pertumbuhan UMKM daerah, idEA gelar Kenduri di Balikpapan

CAHAYAKALTIM.com – Sebagai salah satu bentuk dukungan untuk mendorong program penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah, maka Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) menggelar Kenduri e-UKM di Kota Balikpapan.

Digelar pada 9 November 2017 nanti, program sosialisasi ini, idEA menginginkan UMKM makin mampu memanfaatkan teknologi dan kanal digital sampai marketplace untuk mengembangkan dan memasarkan usahanya.

Ketua Umum idEA, Aulia E. Marinto, menerangkan, kegiatan garapan idEA di Kota Balikpapan, merupakan kota ke delapan setelah Yogyakarta, Makassar, Bandung, Surabaya, Medan, Balikpapan dan Pontianak serta nantinya dilanjutkan di Semarang, Solo dan Denpasar.

“Kenduri yang bermakna “selamatan” atau semangat baru yang menjadi dasar dari dilaksanakan acara pelatihan atau workshop untuk e-UKM di 11 kota ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan e-Commerce di Indonesia melalui stimulus dan pembekalan,” kata Aulia, Jumat (3/11/2017).

Lebih lanjut Aulia mengatakan, Kontribusi UMKM kepada PDB Indonesia yang dilansir dari beberapa media sudah mencapai 60%.

“idEA selaku wadah berkumpul pelaku dan atau perusahaan e-commerce dan pendukungnya akan terus konsisten memberikan program edukasi bersama pemerintah daerah baik provinsi dan kota untuk mendorong program penguatan UMKM salah satunya adalah melalui akses pasar, sehingga akses pasar di era e-commerce bisa dimanfaatkan secara luas untuk UMKM baik pasar domestik maupun pasar global,” ujar Aulia.

“Program-program pemberdayaan e-UKM akan terus kami gelar di berbagai daerah di  Indonesia. Diharapkan program Kenduri e-UKM ini dapat memberikan pembekalan, jaringan  baru, dan solusi untuk para pelaku UMKM untuk bertransformasi secara digital agar bisa berdagang secara online lebih cepat, aman, dan efisien dalam memberikan pelayanan kepada pembelinya. Sehingga e-Commerce menjadi solusi dalam menciptakan multiplier- effect terhadap tumbuhnya perekonomian nasional,” tambah Aulia.

Progam pelatihan 1 hari penuh ini yang rencananya dibuka oleh Dinas Koperasi UMKM Kota Balikpapan, Dortje Marpaung akan membahas 7 topik diantaranya, tentang, Pengantar Industri E-Commerce Indonesia, Pemasaran Digital dengan Facebook, Pengalaman Berdagang dengan Instagram & Kekuatan Konten, Branding adalah Nilai Tambah, Data Ekonomi Indonesa bersama BCA dan Logistik di E-Commerce serta Sukes Jualan di Marketplace.

“Kenduri e-UKM idEA akan menargetkan untuk mengedukasi 2000 pelaku UMKM yang berasal dari 11 provinsi. Tidak sampai tahap edukasi, idEA juga akan mendata lebih dari 1000 produk unggulan di masing- masing provinsi agar kedepannya dapat berkolaborasi dengan platform marketplace atau solusi e- commerce lainnya untuk menembus pasar domestik dan global,” jelas Aulia.

Target tersebut juga menjadi tantangan dan misi idEA agar transformasi digital pelaku UMKM dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Harapannya, di tahun 2018 akan lebih banyak program kerjasama dengan pemerintah daerah untuk memberikan edukasi dan akses pasar kepada pelaku usaha baik produk unggulan daerah maupun usaha mikro. (***)

 

Editor : Michael M

Berita Terkait