Balikpapan Berita Terkini 

Dua kabupaten belajar kebersihan di Kota Balikpapan

Rombongan DPRD Kabupaten Nganjuk dan DPRD Kabupaten Luwu saat melakukan diskusi dengan Assisten II Sekdakot Balikpapan. (alfian tamzil/cahayakaltim.com)
Rombongan DPRD Kabupaten Nganjuk dan DPRD Kabupaten Luwu saat melakukan diskusi dengan Assisten II Sekdakot Balikpapan. (alfian tamzil/cahayakaltim.com)

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Kebersihan kota Balikpapan sepertinya sudah menjadi ciri khas daerah ini. Hampir semua orang yang berkunjung ke Balikpapan selalu memuji akan kebersihannya.

Hingga banyak pemerintah daerah lain yang ingin belajar tentang bagaimana pengelolaan kebersihan di kota minyak itu.

Kali ini Pemerintah Kota Balikpapan didatangi oleh dua daerah sekaligus. Mereka dari rombongan DPRD Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dan DPRD Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Keduanya sengaja datang untuk mencari tau bagaimana mengelola kota hingga menjadi sebersih ini.

Kedua rombongan tersebut disambut langsung oleh Asisten II Pemkot Balikpapan Ir Sri Sutantinah, Kepala Dinas Pasar Heri Misnoto serta hadir dari staff Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Balikpapan yang berlangsung di ruang Rapat 1 Pemkot Balikpapan, Rabu (11/05/2016).

Basyori, selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk mengatakan, pihaknya telah dua kali berkunjung ke Balikpapan.

“Jujur, setiap kali saya berkunjung ke kota ini. Yang saya salut adalah kebersihannya. Dari bandara hingga pusat kota. Semuanya bersih,” ujar Basyori memulai perbincangan itu.

Iapun berharap, agar kedatangannya ke Pemkot Balikpapan ini, agar mendapat kiat kiat bagaimana pengelolaan kebersihan di kota yang sudah 17 kali mendapat piala Adipura ini.

Selain menggali informasi tentang kiat pengelolaan kebersihan. Rombongan DPRD Kabupaten Luwu pun juga mencari tau tentang pengelolaan pasar tradisional dan pasar modern.

“Kami lihat di pasar rapak itu ada pasar yang di atasnya ada mall. Kami tertarik untuk mengkajinya,” ujar Arifin, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Luwu selaku ketua rombongan.

Perbincangan ini berakhir setelah kedua rombongan mendapat masukan dan diakhiri dengan saling bertukar cindera mata.(alfian tamzil).

Berita Terkait