Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Dugaan Pungli TPK Palaran, Polisi Intensifkan pengembangan

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com— Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Satgas Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kaltim terus dilakukan secara intensif.

Dimana polisi sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka beserta barang bukti, diantaranya, Sekretaris Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudra Sejahtera (Komura) berinisial DHW, HS Ketua Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB) dan NA Bendahara PDIB, dengan barang bukti sementara sebanyak Rp 6,1 miliar uang tunai. Rp 100 miliar lebih dalam bentuk deposito, serta miliaran lagi dalam bentuk aset berupa tanah, rumah, dan mobil mewah.

“Masih kami kembangkan. Yang jelas, secara intensif tim penyidik terus bekerja. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka tambahan,” kata Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Y Suryana, kepada cahayakaltim.com, (20/3/2017).

Sebelumnya, lanjut Ade Yaya, tim penyidik gabungan Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kaltim sudah memeriksa 25 saksi dan juga Walikota Samarinda Syaharie Jaang serta Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudera Sejahtera (Komura) Jafar Abdul Gaffar.

Sebelumnya, Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin, menegaskan, hasil penyelidikan sementara OTT di Peti Kemas (TPK) Palaran melibatkan dua koperasi yakni, Komura dan Koperasi Serba Usaha (KSU) Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB) ini, ada upaya pemerasan.

“Tak mungkin uang ratusan miliar itu hanya dinikmati oleh satu, dua, atau tiga orang. Pasti uang itu dinikmati banyak pihak. Jadi tak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain,” kata Safaruddin.

Penulis : Michael M
Editor : M Mailangkay

Berita Terkait