Berita Headline Berita Terkini Kelistrikan 

Fokus Penjualan dan Pelayanan, Perusahan dan Korporasi Jadi Sasaran PLN

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com – Sejak tahun 2017, daya listrik PT Perusahan Listrik Negara (PLN) Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) hingga awal tahun 2018 ini, masih surplus 200 MW.

Dengan adanya kelebihan daya listrik ini, PLN fokus pada penjualan daya listrik serta meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara umum maupun terhadap perusahan.

Dupeti Manager Hukum dan Huas PLN Wilayah Kaltimra Wijayanto Nugroho mengatakan, peningkatan dalam stragtegi marketing jemput bola serta menyasar ke seluruh daerah maupun pelanggan terus dilakukan dan ditingkatkan lebih professional.

Yang menjadi sasaran PLN saat ini adalah pelanggan besar seperti korporasi atau perusahan. Karena menurut Nugroho, surplus daya listrik yang cukup banyak ini, menjadikan mereka untuk lebih kreatif dan bermotifasi terus.

“Setiap hari kami terus mendatangi beberapa kawasan yang terdapat kantor atau lokasi kerja perusahan. Seperti di kawasan industry Karyangau, Samboja, Handil dan Batakan Balikpapan juga di Bontang dan Samarinda serta kawasan berdirinya perusahan. Tujuannya untuk penjualan,” kata Nugroho, kepada cahayakaltim.com, baru-baru ini.

Saat ini surplus daya di Sistem Mahakam sebesar 200 MW dengan beban puncak 380 MW. Sedangkan daya mampu mencapai 590 MW untuk dialirkan ke pelanggan di kota Balikpapan, Samarinda, Bontang dan Kutai Kartanegara.

Nogroho  menyebutkan komposisi penjualan listrik yang dilakukan PLN berkisar 80 persen. Sementara untuk pelanggan rumah tangga sebesar 20 persen. “Salah satu strategi yang dilakukan dengan membuka meja informasi dan pendaftaran di pusat-pusat keramaian. Sedangkan untuk menyasar pelanggan besar dilakukan gerakan jemput bola,” terang Nogroho.

Pihaknya juga memastikan bahwa keandalan listrik juga ditunjang dengan minimnya pemadaman listrik. Pada peridoe Desember 2017 dan Januari 2018 ini berkurang cukup jauh. Saat ini jumlah pelanggan di Kaltimra mencapai 1.032.901 sambungan baik untuk rumah tangga maupun korporasi. (*)

Penulis : Michael M

Editor : M R Mailangkay

 

Berita Terkait