Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Hansip dan 28 Ormas Balikpapan laporkan Rizieq Syihab ke Polisi

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Sedikitnya 28 organisasi masyarakat plus Hansip Kota Balilpapan, Senin (23/1/2017), mendatangi markas Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, untuk menindak Front Pembela Islam (FPI), yang di pimpin oleh Rizieq Syihab ke jalur hukum.

Ormas ini merasa FPI atau Rizieq Syihab telah melakukan pelanggaran hukum seperti melecehkan Pancasila, melecehkan Bendera Indonesia dan menyebar kebencian.

Koordinator aksi tolak FPI dan GNPF MUI di Balikpapan, Suriansyah, mengatakan, kedatangan mereka untuk melaporkan apa yang telah dilakukan oleh FPI merupakan bentuk untuk memecah belah kesatuan dan persatuan rakyat Indonesia.

“Ada tiga hal yang kami laporkan. Pertama FPI atau Rizieq sudah melakukan tindak pelecehan terhadap Pancasila, kedua FPI melakukan pelecehan terhadap bendera Negara Indonesia dan ketiga Rizieq sudah menyebarkan kebencian,” kata Suriansyah, kepada Cahayakaltim.com, Senin (23/1/2017).

Senada juga diungkapkan Panglima Komando Pengawal Pusaka Adat Dayak (Koppad) Borneo, Dr. Abriantinus MA, mengatakan FPI merupakan ormas yang intolelir karena sudah menyebarkan kebencian terhadap masyarakat, terutama warga Dayak.

“Mereka sudah tidak sejalan dengan kedaulatan NKRI. Selain sudah menyebar kebencian, mereka juha sudah menghina lambang negara. Saya pikir kita semua, sudah dilecehkan oleh FPI. Untuk itulah kami menolak dan meminta untuk membubarkannya,” kata Abriantinus.

Sedangkan, menurut Koordinator Humas GP Ansor Balikpapan, M Rofi’i menegaskan, Rizieq bukan Habib melainkan hanya seorang orator saja, karena dalam ajaran Islam, tak mengajarkan ajaran kebencian.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, mengatakan laporan para tokoh masyarakat ini akan diterima dan dilakukan penyelidikan sesuai aturan yang berlaku.

“Secara rinci, saya belum tahu isi laporannya karena sedang dalam proses pembuatan laporan. Hanya saja, sesuai dengan hukum yang berlaku, setiap laporan masyarakat akan diterima dan diproses,” kata Ade, kepada cahayakaltim.com.
Penulis : Michael M
Editor : Michael Mailangkay

Berita Terkait