Berita Headline Berita Terkini Bumi Etam 

Hujan deras, seragam Paskibra dipenuhi lumpur  

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 72 tahun ini sungguh berbeda pada tahun sebelumnya. Sebab pelaksanaan upacara yang cukup sakral ini, digelar ditengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Hujan lebat yang mengguyur Kota Balikpapan sejak subuh membuat Lapangan Merdeka tempat pelaksanaannya tergenang air.

Kendati dalam kondisi hujan lebat pagi itu, para anggota Pasukan Pengibar Bendera dapat menjalankan tugasnya dengan baik hingga selesai.

Tapi sebelum mereka mengibarkan bendera, mereka berbaris sembari membawa bendera yang diletakkan di atas baki yang dibawa oleh seorang anggota Paskriba wanita dengan diikuti kelompok 17 dan kelompok 8 untuk menuju tiang bendera sekaligus untuk dikibarkan.

Kendati ketika anggota Paskibra ini akan menjalani tugasnya dalam suasana hujan yang cukup lebat. Namun tampak terlihat wajah wajah mereka terlihat tenang.

Meski hujan turun dengan lebatnya tidak menjadikannya  alasan bagi para anggota Paskriba ini menjalani tugasnya. Mereka terlihat percaya diri. Padahal kondisi di lapangan Merdeka pagi itu dalam kondisi basah dan berlumpur.

Saat para anggota Paskriba ini akan menjalani tugasnya untuk mengibarkan bendera, para anggota Paskriba ini berbaris rapi dengan langkah tegap dan melewati lapangan Merdeka yang kondisinya basah dan berlumpur, akibat hujan deras yang terjadi sejak pagi.

Akibat melewati lapangan Merdeka, sontak hampir seluruh seragam anggota Paskriba terkena lumpur. Khususnya di bagian bawah. Baik celana panjang untuk pria, maupun kaos kaki dan rok pun terkena lumpur. Akibatnya seragam Paskriba yang sejatinya berwarna putih sontak berubah warna menjadi bercak kecoklakan.

Wahidin, salah seorang warga Balikpapan yang menyaksikan upacara HUT RI di lapangan Merdeka kali ini merasa kagum dan bangga.

“Bayangkan saja. Para anggota paskibra ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik bahkan dalam suasana hujan lagi,” ujar Wahidin, kepada cahayakaltim.com, Kamis (17/8/2017).

Wahidin juga menambahkan, selama ini upacara peringatan HUT RI itu selalu dilaksanakan dalam cuaca yang cerah. “Nah, sekarang ini berbeda. Para anggota Paskibra nya harus hujan hujanan dan belum lagi seragamnya jadi kotor akibat terkena lumpur,” pungkasnya. (*)

 

Penulis: Alfian Tamzil

Editor : Michael M

Berita Terkait