Berita Headline Berita Terkini Ekobis 

Industri Mikro dan Kecil Kaltim tumbuh lebih dari 5 persen

image by documentation prokal.co

SAMARINDA, CAHAYAKALTIM.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur menyatakan adanya pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil (IMK) di triwulan I-2017 hingga mencapai 5,74 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2016.

Kepala BPS Kaltim, M Habibullah mengatakan, keniakan produksi ini, karena beberapa industri IMK dan kecil mengalami kenaikan, seperti kelompok industry makanan yang tumbuh hingga 21,83 persen,kelompok industri kulit berkembang 21,03 persen, kelompok percetakan dan reproduksi media rekaman tumbuh 17,92 persen, kelompok alat angkut tumbuh 13,24 persen, dan industri tekstil tumbuh sebesar 5,33 persen.

“Industri pengolahan kelas mikro dan kecil mempunyai peran penting dalam pembangunan ekonomi, di Kaltim, mengingat intensitas tenaga kerja yang relatif lebih tinggi dengan nilai investasi yang relatif kecil,” kata Habibullah, Jumat (12/5/2017) di Samarinda.

Kondisi ini pula yang kemudian menjadikan industri pengolahan mikro dan kecil lebih fleksibel dan mudah beradaptasi terhadap perubahan fenomena paser lokal maupun pasar global.

“Pengembangan industri pengolahan mikro dan kecil dapat memberikan kontribusi pada diversifikasi usaha dan percepatan perubahan struktur ekonomi, sebagai prakondisi pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang lebih stabil dan berkesinambungan,” terang Habibullah.

Dia mengatakan pertumbuhan industri mikro dan kecil yang positif masih mengalami beberapa kendala dan hambatan, seperti modal pengembangan usaha, sumberdaya manusia yang terampil, pemasaran, ketersediaan bahan baku, dan transportasi.

“Diantara faktor itulah, meski pertumbuhan produksi industri mikro dan kecil triwulan I 2017 terhadap triwulan I 2016 positif, secara q to q atau ketimbang triwulan IV 2016 mengalami penurunan 0,77 persen,” tutup Habibullah. (*)

Penulis : G. Muhammad

Editor : M Mailangkay

Berita Terkait