Berita Headline Berita Terkini Politik 

Jelang Pilgub Kaltim, Gubernur minta jaga netralitas PNS

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Dalam rangka menyambut pemilihan kepala daerah serentak, Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk menggelar rapat kordinasi yang digelar di Aula Kodam VI Mulawarman, Senin pagi (20/11/2017).

Selain dihadiri Awang Farouk, Rapat Kordinasi ini juga dihadiri Seketaris Provinsi  Kaltim Rusmadi Wongso, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Sonhadji, Waka Polda Kaltim Brigjen Pol M Noufal, Kajati Kaltim, Ketua KPU dan Bawaslu Kaltim, para walikota dan bupati seKalimantan Timur, para Kapolres dan Dandim seKaltim hingga seluruh camat dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di Kaltim.

Dalam Rapat Kordinasi Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) ini, ada banyak hal yang dibahas berkaitan dengan penyelenggaran pemilihan Gubernur Kaltim pada bulan Juni tahun 2018 yang akan datang. Diantaranya adalah terjalinnya komunikasi dan kerjasama antara unsur Forkompinda, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga di tingkat kecamatan.

Dalam Rakor Forkompinda ini bertujuan untuk memastikan komitmen dan dukungan seluruh unsur, baik itu penyelenggara, aparat keamanan dan Pemerintah Daerah.

Gubernur Kaltim Awang Farouk dalam paparannya mengatakan, sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, salah satu tugasnya adalah memberikan dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 yang akan datang.

“Salah satu bentuk dukungan pemprov Kaltim dalam Pilgub tahun depan adalah penyediaan dana pilkada, peningkatan partisipasi pemilih hingga penyiapan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan,” ujar Awang Farouk.

Awang juga menyampaikan, pada ajang Pilkada Kaltim 2018 nanti, agar kordinasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban berdasarkan tingkat kerawanan harus tetap terjaga.

“Untuk itu peranan Babinsa dan Bhabinkantibmas di seluruh kelurahan yang ada di Kaltim dimohon untuk lebih ditingkatkan lagi selama proses Pilkada berlangsung,” ujar Awang lagi.

Pada kesempatan ini pula, Gubernur Awang Farouk berpesan kepada seluruh perangkat daerah, mulai dari walikota dan bupati hingga lurah agar menjaga netralitas sebagai Aparatur Sipil Negara ( ASN).

“Saya sangat berharap kepada seluruh perangkat daerah agar berhati-hati saat proses Pilkada sedang berlangsung. Jaga netralitas sebagai ASN. Jangan sampai ada PNS yang terlibat. Karena konsekwensinya sangat berat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Alfian Tamzil

Editor : Michael M

Berita Terkait