Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Komnas PA nyatakan Kaltim darurat kejahatan anak

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com—Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait, mengatakan, Kalimantan Timur, sudah masuk dalam kategori darurat kejahatan seksual anak maupun terhadap perempuan.

Hal tersebut, diungkapkan Arist kepada sejumlah media di Hotel Platinum disela menjadi pembicara kegiatan kesehatan yang digelar oleh salah satu pergurian tinggi di Balikpapan, Minggu, (23/4/2017).

“Kaltim sendiri cukup signifikan jumlah kasus kekerasan anak dan jumlahnya terus meningkat. Dimana Kaltim dalam urutan penanganan kasus kejahatannya masuk dalam urutan 13. Dan sudah masuk dalam kategori darurat kejahatan anak,” kata Arist.

Sejak tahun 2015 hingga saat ini, lanjut Arist Sirait, Komnas PA sedang menangani sekira 1.220 kasus kekerasan terhadap anak dan lebih mengejutkan, sekira 52 % merupakan kasus kejahatan seksual.

“Kehatan seksual terhadap anak di Kaltim cukup signifikan. Namun yang paling menonjol Komnas PA adalah kasus pemerkosaan seorang siswi SMP oleh 14 pelaku di Samarinda dan kasus pemerkosaan yang sama juga yang melibatkan 5 pelaku di Sangata Kutim, dimana korban dibuang di sebuah kebun. Itu hanya sebagian kecil kasus kejaahatan seksual, dan kasus seperti ini terus kami terima,” kata Arist.

Yang menjadi kendala dalam penanganan kasus kejahatan ini, kata Arist, persoalan kurangnya alat bukti dan saksi masih menjadi faktor utama yang menyulitkan penanganannya. Juga Pemerintah masih lemah dalam menangani kejahatan anak.

“Yang paling sulit Komnas PA menangani kasus kejahatan anak adalah menghadirkan psikolog di daerah terpencil. Karena psikolog merupakan salah satu yang harus dihadirkan dalam penanganan kejahatan anak,” ungkap Arist.

Penulis : Michael M

Editor : M Mailangkay

Berita Terkait