Berita Headline Berita Terkini Politik 

KPU ingatkan PPS dan PPK kelolah dana Pilgub harus baik

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Sejumlah anggota dan seketariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemilihan Suara (PPS) Kota Balikpapan mengikuti Bimbingan Teknik yang digelar di Menara Hotel Bahtera, Sabtu pagi (09/12/2017).

Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan ini juga melibatkan pembicara dari Inspektorat Wilayah Kota Balikpapan dan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Kalimantan Timur. Ke dua lembaga negara ini memang bertugas sebagai pengawas dalam hal pengelolaan keuangan negara.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha S.Pd SH mengatakan, KPU sengaja menggelar Bimbingan Teknik ini dengan tujuan untuk menyelematkan institusi KPU. Sebab di setiap akhir penyelenggaraan kegiatan KPU, justru muara permasalahannya ada di keuangan.

“KPU harus tertib keuangan. Nah, untuk menuju itu, KPU sengaja mengumpulkan para seketaris dari PPS dan PPK ini, untuk mendapatkan ilmu dari Inspektorat dab BPKP di dalam mengelola keuangan,” ujar Noor Thoha kepada media ini di sela sela acara.

Noor Thoha berharap, agar usai mengikuti Bimbingan Teknik ini para anggota dan seketaris PPS dan PPK nantinya tidak ada masalah lagi tentang pengelolaan keuangan.

“Nantinya para seketaris PPS dan PPK ini dapat melakukan pengelolaan keuangan berdasarkan aturan serta kebutuhan yang telah ditetapkan oleh KPU,” ujarnya.

Anggaran Pilgub Rp. 24 Miliar untuk Balikpapan

Untuk anggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur pada tahun 2018 nanti, KPU Provinsi Kaltim telah menetapkan kebutuhan anggaran sebesar 310 miliard rupiah untuk 10 kabupaten kota. Setiap wilayah memiliki alokasi dana yang berbeda beda.

Untuk Balikpapan sendiri dialokasikan awalnya  sebesar 30 miliard rupiah. Namun berdasarkan hitungan terakhir berubah menjadi 24 miliar. Noor Thoha juga belum bisa memastikan berapa anggaran yang pasti dalam pilgub nanti.

Ia juga mengatakan, bahwa pencairan dana untuk pilgub inipun dilakukan secara bertahap. “Dana ini kan dari Pemprov Kaltim ke KPU Provinsi ini turun secara bertahap. Namun yang jelas segala kebutuhan yang berkaitan dengan kegiatan KPU pasti akan direalisasikan,” ujar Noor Thoha.

Jadi segala kebutuhan KPU yang ada di Kabupaten Kota di Kaltim akan ditanggung oleh KPU Provinsi Kaltim. “Jadi setiap kebutuhan yang ada di KPU di Kabupaten atau Kota, ini semua sudah ditanggung oleh KPU Provinsi. Jadi tidak ada kebutuhan yang kurang. Semua kebutuhan sudah ditanggung oleh KPU Provinsi,” pungkasnya. (***)

Penulis : Alfian Tamzil

Editor : Michael M

Berita Terkait