Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Lagi, 6 Warga Balikpapan Diamankan BNN Saat Sedang Pesta Narkoba

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com – BADAN Narkotika Nasional (BNN) Balikpapan kembali membongkar jaringan peredaran narkoba di Kota Balikpapan.

Bila sebelumnya BNN Balikpapan menahan 10 orang lelaki yang salah satu diantaranya dijadikan sebagai tersangka karena menyimpan beberapa paket narkoba, kali ini, BNN menahan 6 orang warga Balikpapan yang menjadikan 2 orang sebagai tersangka.

“Awalnya kami mendapat laporan dari warga setempat. Kemudian dilakukan penyelidikan dan tindakan. Dimana setelah dilakukan tindakan kami mengamankan 6 orang warga yang diduga terlibat,” kata Daud.

Kepala BNNK Balikpapan Kompol Muhammad Daud, mengatakan keenam orang tersebut ditangkap setelah pihaknya menerima informasi masyarakat. Kemudian dilakukan penyelidikan, dimana dikawasan Perumahan PT Iqbal, Manggar, Balikpapan Timur kerap dijadikan tempat transaksi narkoba yang kerab meresahkan di lingkungan dikawasan tersebut.

“Dua dari 6 yang kami amankan, sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Sisanya masih kita dalami keterkaitannya dalam peredaran narkoba. Semuanya positif dites urine,” kata Daud, kepada cahayakaltim.com Senin (24/9/2018).

Ke enam tersangka itu adalah, Agus Geger (32), Ismail (26), Hendi (22), Ebit (37), Rifki (24) dan Rianati (24) ditangkap Minggu (22/9/2018) dini hari kemarin. “Hendi dan Rianati ini merupakan pasangan suami-istri,” jelasnya.

“Yang mana para pembelinya sebagian besar anak-anak remaja,” lanjut Daud.

Rumah tersangka Agus terlebih dahulu digerebek petugas BNN. Benar saja, di dalam rumah tersebut terdapat 5 orang yang diduga habis pesta sabu.

Awalnya Agus mengelak tudingan petugas.
Namun saat petugas melakukan penggeledahan rumah, ditemukan 6 paket sabu yang disembunyikan di atas loteng dapur beserta timbangan digital, plastik bening 1 bundel dan uang yang diduga hasil penjualan sabu. Agus pun tak berkutik, pasrah mengakui barang tersebut miliknya.

“Agus dan 4 orang lainnya langsung kami amankan. Beserta sabu seberat 6,4 gram beserta perangkatnya,” bebernya.

Tak berhenti sampai di sana, BNN melakukan pengembangan usai menangkap kelima orang tersebut. Hasilnya, tersangka bernama Ismail alias Mail (26) berhasil dibekuk. Dari tangannya 11 paket sabu siap edar diamankan.
“Selain sabu seberat 8,78 gram (Mail), uang tunai, alat komunikasi dan perangkat alat hisap sabu. Petugas juga menyita belasan slip transfer bank, ini yang kita dalami untuk bongkar jaringan di atasnya,” papar daud.

Pasal yang dipersangkakan terhadap tersangka Agus Geger dan Ismail Als Mail, Pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
“Karena di atas 5 gram, kita kenakan ayat 2, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun hingga hukuman mati. Sisanya menunggu hasil pendalaman penyidikan,” tutup Daud. (*)

Penulis : Echi

Editor : Michael M

Berita Terkait