Balikpapan Berita Terkini 

Lapas tingkatkan pendekatan personal approach

Kalapas EdyBALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Maraknya peristiwa kegaduhan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, menjadi perhatian masyarakat luas. Sehingga banyak Lapas mencari strategi guna mencegah hal tersebut terulang kembali.

Hal ini seperti yang dilakukan Kepala Lapas Kelas IIA Kota Balikpapan, Edy Hardoyo. Menurutnya dia memiliki cara tersendiri agar Lapas yang dinahkodainya tidak terjadi kekisruhan.

“Saya bersama jajaran saya, memiliki trik khusus. Yakni dengan cara pendekatan individu atau personal approach,” ujar Edy Hardoyo saat ditemui cahayakaltim.com di ruang kerjanya.

Menurut Edy Hardoyo, timnya selalu melakukan pendekatan dengan cara individu dan kelompok. Seperti melakukan pengajian setiap hari.

“Ya, kami lakukan pengajian secara bergiliran setiap hari. Dimana yang mengikuti adalah warga binaan dari masing masing blok. Jadi mereka bergiliran mengikuti pengajian rutin ini berdasarkan warga binaan dari masing masing blok,” ujarnya.

Lebih lanjut Ia juga mengatakan, setiap warga binaan ini juga diterapkan metode pendidikan kepribadian dan kemandirian.

“Cara ini lah yang kami terapkan kepada warga binaan. Agar mereka di sini merasa diperhatikan secara penuh dan merasa nyaman, kendati mereka menjalani hukuman,” lanjut Edy Hardoyo.

Perlu diketahui, jumlah warga binaan di Lapas Balikpapan saat ini mencapai 709 orang. Padahal quotanya hanya 235 orang. Tentu bukan hal yang mudah mengatur warga binaan yang jumlahnya sebanyak itu.

“Sebenarnya hampir semua Lapas dan Rutan di Indonesia sudah over kuota. Termasuk di Lapas Balikpapan. Namun demikian, di Lapas kami sampai saat ini tetap terjaga kondusifitasnya. Mengingat, kami tak henti-hentinya melakukan pendekatan personal kepada warga binaan,” pungkasnya. (alfian tamzil).

Berita Terkait