Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Melawan petugas. Pembunuh Ketua RT di dor!

pembunuhBALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com—Peburuan selama empat hari tim buru sergap Polsek Balikpapan Utara terhadap residivis bernama Saiful Anwar yang menghabisi nyawa seorang Ketua RT 46 Karang Joang, Balikpapan Utara, terjawab.

Bahkan penangkapan mantan penghuni Lembaga Pemasarakatan Kelas II B Ballikpapan itu, berlangsung cukup dramatis.

Pasalnya saat polisi hendak ditangkap di salah satu rumah kerabat keluarga tersangka di kawasan Karang Rejo, Balikpapan Tengah, Saiful berusaha melawan dan hendak melarikan diri. Timah panas pun langsung diberikan polisi.

“Setelah mendapatkan inrfomasi kalau sudah berada di Balikpapan (Karang Rejo). Saya dan beberapa anggota Polsek Utara langsung mendatangi rumah persembunyian pelaku. Saat hendak kami tangkap, pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga terpaksa kami lumpuhkan,” kata Kapolsek Balikpapan Utara, AKP H Sarbini SH, kepada cahayakaltim.com, Rabu, (9 /11/2016).

Usai menikam Ketua RT 46 Karang Joang tersebut, Saiful melarikan diri ke hutan dan sempat bersembunyi di kawasan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Kutai Kartanegara dan Handil.

“Pelaku memiliki keahlian berburu di hutan. Sehingga pelaku tahu jalan tikus di hutan Balikpapan hingga tiba di Samboja. Dia (pelaku) sempat pergi ke Samboja dan Handil hingga datang kembali ke Balikpapan,” ungkap Sarbini.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Balikpapan Utara guna penyidikan lebih lanjut. Pelaku di jerat dengan pasal 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Saiful Anwar ini, sebelumnya seorang warga yang baru bebas dari Lapas atas kasus narkoba. Pelaku yang diduga masih menaruh dendam terhadap korban yang melaporkannya hingga dipenjara, pelaku berpura-pura baik dengan memanggil korban saat bertemu di dekat rumah korban.

Korban yang tak berpikir niat jahat pelaku merespon panggilan pelaku. Tak banyak kata, Saiful langsung mencabut senjata tajam dan menikam korban sebanyak dua kali di bagian dada dan punggung. Melihat korban jatuh bersimpah darah, pelaku langsung melarikan diri.

Korban menghembuskan nafas terakhir saat diperjalanan ke rumah sakit Balikpapan.

Penulis : Melani Sekar

Edito : Michael M

Berita Terkait