Berita Terkini Bumi Etam Hukum 

Operasi Patuh dimulai, Polisi target pelanggar lalu lintas

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com – Dengan mengutamakan tindakan represif berupa penegakkan hukum penilangan yang terukur bagi para pelanggar lalu lintas tanpa mengesampingkan kegiatan preemtif dan preventif serta dilakukan dengan tindakan kepolisian yang humanis mengedepankan 3s (Senyum Sapa Salam).

Hal tersebut merupakan salah satu tujuan dalam Operasi Patuh Mahakam yang rutin digelar secara nasional oleh Kepolisian menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dimana operasi ini berlangsung selama 14 hari.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Brigjen Pol Mulyana Hardjo, secara simbolis membuka pelaksanaan operasi tahunan tersebut dengan menandai pita ke semua personil saat menggelar apel Operasi Patuh di, lapangan SPN Polda Kaltim, Balikpapan, Selasa (9/5/2017).

Mulyana Hardjo mengatakan, dengan adanya Operasi Patuh ini, bisa terwujud disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta mampu menekan jumlah fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dan juga mengurangi titik kemacetan, terciptanya kerjasama yang baik antar instansi pemangku kepentingan lalu lintas dan terwujudnya situasi dan kondisi Kamseltibcar lantas yang mantap.

“Permasalahan di bidang lalu lintas, dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat  transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya,” kata Mulyana.

Kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah. Masih ditemukan pengendara yang melawan arus lalu lintas serta menggunakan kendaraan bak terbuka untuk transportasi masyarakat.

“Secara umum dari hasi evaluasi tersebut di atas bahwa dominasi pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan safety belt dan pelanggaran terhadap rambu/marka jalan,” ujar Mulyana.

Penulis : Michael M

Editor : M Mailangkay

Berita Terkait