Balikpapan Berita Headline Berita Terkini 

Parkiran dipatok pejabat, warga keluhkan halaman Kantor Walikota

Ahmad BetawiBALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com—Layanan publik di Kantor Pemerintah di era sekarang ini terus mensosialisasikan program kemudahan layanan publik. Akan tetapi program pemerintah tersebut, masih belum maksimal karena belum didukung dengan fasilitas penunjang, terutama soal kesediaan areal parkiran untuk umum di Kantor Walikota di Balikpapan.

Areal parkir yang sudah di patok pejabat maupun pegawai di gedung putih tersebut membuat halaman parkir semakin sempit bagi masyarakat membuat program layanan publik pun terganggu dan merugikan bagi masyarakat sendiri.

Ditambah lagi ada tenda dari BLH Kota Balikpapan yang sedang melakukan uji emisi semua kendaraan yang masuk di Kantor Walikota, membuat lahan parkir penuh dan menyulitkan warga yang hendak mengurus sesuatau atau berkonsultasi di Kantor Walikota Balikpapan.

Hal ini membuat masyarakat mengeluh karena tidak mendapat lahan parkir dan terpaksa memarkir di depan Kantor Walikota kendati harus menanggung resiko ditilang polisi.

Seperti yang diungkapkan salah satu pengusaha sekaligus tokoh masyarakat Balikpapan, Ahmad Betawi yang terpaksa harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan parkir yang mengakibatkan waktu bekerjanya terbuang percuma.

“Layanan publik yang dilakukan Pemkot Balikpapan memang sudah mulai baik. Namun saya harus menunggu berjam-jam untuk bisa keluar dari kendaraan, karena menunggu antrian memarkir kendaraan,” kata Ahmad Betawi, kepada cahayakaltim.com, Selasa (11/5/2016).

Dia menggungkapkan, lahan parkir untuk masyarakat yang datang ke kantor Walikota nyaris tidak ada lagi. Karena mayoritas lahan perkir sudah ada tulisan nama pejabat. Ditambah lagi adanya program ramah lingkungan atau uji emisi kendaraan.

“Kalau soal program uji emisi itu program yang baik dan sangat positif karena tujuannya untuk kesehatan bersama. Namun lokasinya yang tidak tepat karena mengurangi jatah parkir kendaraan masyarakat,” kata Ahmad.

Menurutnya, pihak Pemkot secepatnya untuk melakukan perubahan soal lahan parkir kendaraan khusus masyarakat. Karena hal kecil ini bisa mengganggu proses pelayanan bagi publik terutama bagi masyarakat kecil.

“ini mungkin hal kecil. Tetapi bisa mengganggu proses layanan bagi masyarakat. Untuk itu, Pemkot segera melakukan perubahan dan menyediakan lahan parkir khusus bagi masyarakat,” imbah Ahmad. (michael)

Berita Terkait