Berita Headline Berita Terkini Politik 

Pasca pemilihan AKD Dewan, Pengurus Golkar Balikpapan gelar evaluasi

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.comBeberapa hari yang lalu DPRD Balikpapan sempat melaksanakan pemilihan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) namun disinyalir ada kejanggalan yang terjadi yakni pada pemilihan ketua Komisi II dan IV DPRD Balikpapan, Selasa (2/4/2017).
Korwil Bapilu DPD I Partai Golkar Kaltim untuk Wilayah Balikpapan, Ir Kasharyanto MBA mengatakan, salah satu kejanggalan yang terjadi itu adalah adanya perubahan nama komisi yang diutus fraksi Golkar tanpa diketahui fraksi dan pimpinan Golkar Balikpapan.
Perubahan yang dimaksud adalah Nama Doris yang seharusnya ada di komisi I dialihkan ke Komisi II menggantikan Hj. Kasmah yang seharusnya di Komisi II tapi ditukar ke komisi I.
“Kami akan selidiki itu dengan serius karena kalau benar ini sudah bentuk pengkhiatan partai. Sanksi tentu bisa PAW,” tegas Kashariyanto saat ditemui sejumlah wartawan, Rabu sore (03/05/2017).
Kasharyanto memastikan pihaknya akan menerima laporan secara detail dari fraksi Golkar atas proses pemilihan AKD yang terjadi kemarin. Termasuk kehadiran tiga anggota fraksi Golkar yang tetap hadir dalam penetapan AKD  waktu lalu.
Dia kembali menegaskan jika ada penyelewengan kader, pihaknya akan melakukan evaluasi. Hasil AKD, Fraksi Golkar  hanya mendapatkan 1 pimpinan yakni di komisi I. Padahal targetnya dua pimpinan komisi.”Jika ada kelemahan kader akan kita koreksi,” tandasnya.
Kasharyanto yang juga Ketua Umum KPMKT itu juga menyoroti soal kepimpinan  DPRD Golkar Balikpapan yang merupakan pemilik suara terbanyak di DPRD Balikpapan namun kenyataannya tidak sesuai harapan.
“Ketua DPRD  Balikpapan sebagai partai yang memimpin  di dewan seharusnya bisa mendeadlockan itu agar target bisa berhasil dicapai,” ungkap Kasharyanto lagi.
Penulis : Alfian Tamzil
Editor : Michael Mailangkay

Berita Terkait