Balikpapan Berita Headline Berita Terkini News 

Pemkot Permudah Pengungsi di Balikpapan Mengurus KTP

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com– Menindaklanjuti arahan Direktorat Jendral (Dirjen) Kependudukan RI agar seluruh Dinas Catatan Sipil di seluruh daerah di Indonesia khusunya yang menjadi tempat pengungsian dari Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah yang menjadi korban gempa dan tsunami untuk memberikan kemudahan dalam  pengurusan Kartu Tanda Penduduk, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan, membuka diri untuk menerima pengurusan KTP tersebut.

Menurut Sekretaris Disdukcapil Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi, mengatakan, pengungsi dari Sulawesi Tengah yang menjadi korban bencana alam tersebut, diperbolehkan untuk menjadi penduduk di Kota Balikpapan. kendati demikian, komunikasi dengan Disdukcapil Kota Palu dan Donggala akan dilakukan Pemkot Balikpapan.

“Berkaitan dengan pengungsi, kami sudah ada pembicaraan dengan Dirjen Kependudukan. Di seluruh Indonesia di wilayah manapun pengungsi mau tinggal, nanti kami akan bantu untuk proses administrasi,” kata Helmi, kepada cahayakaltim.com, Selasa (9/10/2018).

Sementara itu, Pasca bencana gempa yang terjadi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah, Balikpapan menjadi salah satu tempat singgah korban. Sudah ribuan korban yang mengungsi di Kota Minyak, diantaranya ada yang masih menetap di pengungsian, ada pula yang sudah kembali pada sanak keluarganya.

Sementara untuk ketentuannya, atau bukti bahwa yang bersangkutan adalah pengungsi, Disdukcapil Balikpapan akan menerima rekomendasi dari BPBD Balikpapan. Tentunya BPBD yang melakukan pertolongan pada korban melakukan pendataan.

“Sudah didata oleh BPBD kan saat mereka masuk pengungsian. Nanti setelah kami mendapatkan data tersebut, siapapun tentu saja kami terima apabila ingin menjadi penduduk kota Balikpapan,” ujar Helmi.

Namun begitu sampai saat ini pihaknya belum menerima data dari BPBD dan masih menunggu. Diantara para pengungsi pun sudah ada yang pulang ke sanak keluarganya.

“Kami posisi menunggu dari BPBD, karena instansi yang berwenang dalam hal pengungsian kan BPBD,” lanjutnya.

Terkait prosedurnya, Disdukcapil Kota Balikpapan telah melakukan pembicaraan internal dan menyatakan akan melakukan komunikasi dengan Disdukcapil Kota Palu.

“Jadi kami yang akan membantu urusan surat pindahnya, mereka bisa dapat KTP Balikpapan,” tandas Helmi. (*)

 

Penulis : Echi

Editor : Michael M

Berita Terkait