Berita Terkini Lingkungan 

Pertamina Dayak Nigth ajang uji sanggar Kayun Kuleng dan jurnalis dalam seni Dayak

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com – Salah satu bentuk dukungan terhadap aeni dan budaya kalimantan, khusuanya adat Dayak di Kalimantan Timur, Pertamina Balikpapan, akan memberangkatkan tim tari dari Sanggar Budaya Kayun Kuleng dibawah naungan Laskar Pemuda Adat Dayak (LPADKT) Kaltim-Kaltara yang akan berangkat ke Ottawa, Canada untuk mengikuti Festival Indonesia in Ottawa, pada 25-27 Agustus mendatang.

“Ini sebuah bentuk dukungan dan juga menghargai keberagaman budaya Indonesia. Budaya Dayak, merupakan salah satu hal yang patut dilestarikan. Untuk itulah kami membantu memberangkatkan tim tari dari Sangar Budaya Kayun Kuleng Kaltim ke Canada yang mendapat undangan untuk mengikuti festival Indoneaia di Ottawa,” kata Area Manager Communication and Relations Pertamina Kalimantan Alicia Irzanova, kepada cahayakaltim.com, disela acara Dayak Night di area Museum Dahor Heritage Pertamina Balikpapan, Minggu (13/8/2017).

Kesempatan ini juga digelar lomba membuat tato dayak yang menjadi bagian dari masyarakat adat dayak.

“Kita harus ikut melibatkan diri dalam melestarikan adat budaya daerah yang menjadi bagian kekayaan budaya bangsa ini,” ujar Alicia.

Dibawah pimpinan Mei Christhy Sengoq, Sanggar Tari Kayun Kuleng Balikpapan dengan 10 personilnya akan memamerkan beberapa tarian dayak dan juga seni tato suku Dayak di Ottawa nanti.

Mei Christhy mengatakan kegiatan sanggar tari budaya masyarakat Dayak ini telah diakui dunia internasional. Kerja keras bersama tim selama ini telah memberikan hasil yang positif.

Sanggarnya telah memperkenalkan adat Dayak sebagai bagian budaya Indonesia ke pentas internasional seperti pada even 2016 lalu.

“Event Internasional Pertama yang kami ikuti di Beijing Festival tahun 2016. Selanjutnya mereka kembali diundang mengikuti event internasional di Poland Culture Festival, pada festival budaya internasional ini. Tim tari sanggar budaya Kayun Kuleng mengharumkan nama Indonesia dengan membawa kado spesial berupa Piala favorit dan Piala Juara Umum ke Indonesia,” kata Mei.

Dalam festival di benua Amerika tersebut, selain budaya Dayak, juga ada pameran budaya dari beberapa daerah lain di Indonesia.

Sementara itu, kegiatan Dayak Night yang dilakukan Pertamina bersama media ini di kemas dalam eksebisi tari dari sanggar Kayun Kuleng dan workshop serta lomba seni tato dayak yang diikuti para awak media.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari undangan yang terdiri dari berbagai komunitas budaya dan anak muda di balikpapan. (*)

Penulis : Michael M
Editor : Mailangkay M

Berita Terkait