Advetorial Berita Headline Berita Terkini Kelistrikan News 

PLN Launching Layanan Satu Pintu

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com –Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, Machnizon, meluncurkan program Layanan Satu Pintu (LSP) yang merupakan sebuah inovasi layanan PLN kepada masyarakat yang dilaunching, di Ballroom Hotel Blue Sky Balikpapan, Selasa, (10/4/2018).

Sebelumnya diimplementasikan di Pulau Jawa dan Sumatera, kali ini LSP juga siap diimplementasikan bagi seluruh pelanggan PLN se-Kalimantan.

Machnizon mengatakan bahwa LSP merupakan reformasi pelayanan dalam program Ease of Getting Electricity atau kemudahan mendapatkan listrik yang merupakan integrasi dari 3 layanan, yaitu wujud sinergi antara Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) dan PLN. Dimana LIT merupakan salah satu perusahaan jasa penyedia sertifikasi untuk menerbitkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) bagi pelanggan.

“Ini merupakan wujud kerjasama PLN bersama dengan pemerintah dimana tujuannya memberikan kemudahan kepada konsumen dan calon konsumen dalam proses pasang baru/ tambah daya sekaligus pengurusan SLO. Semua layanan ini dilaksanakan satu pintu”, kata Machnizon.

Kemudahan layanan, seperti yang diungkap Machnizon, dapat dilakukan dengan registrasi permohonan melalui PLN123, Web PLN maupun kantor pelayanan PLN terdekat.

Setelah itu, pelanggan dapat memilih LIT tegangan rendah (TR) sebagai lembaga untuk mengurus SLOnya. Setelah memilih, pelanggan kemudian akan mendapatkan kode booking sebagai referensi untuk melakukan pembayaran pada Payment Point Online Bank (PPOB).

Kode booking tersebut akan diteruskan kepada LIT-TR dan Ditjen Gatrik untuk ditindaklanjuti proses sertifikasi instalasi listrik milik pelanggan, paralel dengan pembangunan jaringan listrik PLN.

“Jadi bisa dikatakan, dengan layanan ini konsumen yang ingin pasang baru atau tambah daya prosedurnya menjadi lebih praktis dan tidak rumit. Tentunya hal ini merupakan bentuk dukungan PLN untuk meningkatkan kemudahan berbisnis dan berinvestasi. Harapannya, masyarakat semakin dimudahkan dalam mendapatkan listrik sehingga keluhan-keluhan terkait prosedur dan lama pelayanan semakin berkurang,” tutup Machnizon.

 

Program ini dapat terlaksana tentunya juga berkat dukungan dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementrian ESDM, Wanhar, Kasubdit Kelaikan Teknik dan Keselamatan Ketenagalistrikan, dalam sesi sharingnya menjelaskan bahwa program LSP dilatar belakangi oleh keinginan pemerintah untuk memperbaiki peringkat kemudahan berinvestasi atau berbisnis di Indonesia.

“Pada 2016, Indonesia menduduki peringkat 106 kemudian naik menjadi 91 pada 2017 dan kali ini berhasil menepati peringkat 72. Setiap tahun bank dunia melaksanakan survey terhadap 10 indikator kemudahan berbisnis di Indonesia. Salah 1 dari 10 katergori tersebut adalah Getting Electricity atau kemudahan mendapatkan listrik,” ujar Wanhar.

Pada tahap awal, program LSP ini diimplementasikan pada konsumen Bisnis dan Industri Daya 100-200 KVA, selanjutnya program ini akan diberlakukan pada seluruh konsumen tegangan rendah (TR).

Kelebihan Layanan Satu Pintu antara lain adalah:

  1. Konsumen cukup melakukan 1 (satu) kali permohonan untuk sambungan listrik  dan sertifikasi IML (Instalasi Milik Langganan) atau dapat disebut sebagai instalasi milik konsumen.
  2. Konsumen cukup mendapatkan 1 nomor kode booking  untuk pembayaran biaya penyambungan (BP), Jaminan Langganan (UJL) dan Biaya SLO.
  3. Konsumen juga dapat memperoleh keringanan Biaya Penyambungan melalui metode angsuran.

(***)

 

Editor : Michael M

Berita Terkait