Advetorial Berita Headline Berita Terkini 

PLN-Pertamina Sepakati Bersama Penyediaan Daya Listrik

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com— PT Perusahan Listrik Negara (Persero) wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, bersama PT Pertamina (Persero) Refinery Unit V Balikpapan, menyepakati bersama percepatan penyambungan daya listrik. Kesepakatan tersebut merupakan bentuk sinergi antar BUMN.

General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kaltim dan Kaltara, Riza Novianto Gustam bersama General Manager Refinery Unit V PT Pertamina (Persero), Togar M.P menadatangani langsung kesepakatan tersebut.

Kerja sama ini, PLN akan melakukan penyambungan baru dengan total daya hingga 12MVA  untuk penyediaan listrik di perumahan dan apartemen serta di fasilitas penunjang kilang seperti jetty dan pompa.

“Ini merupakan prosea sinergi sesama BUMN. Kami (PLN) saat ini kelebihan daya hingga 210MVA. Disamping itu juga PLN ingin menjadi bagian dari proses kegiatan khusus dibidang pemenuhan listrik dengan Pertamina. Sehingga Pertamina dalam memenuhi kebutuhan listriknya tak lagi disediakan sendiri dan dengan kerjasama ini diharapkan Pertamina bisa lebih fokus,” kata GM PLN Kaltimra, Riza Novianyo, kepada cahayakaltim.com, Kamis (2/11/2017), usai penandatangan MOU dengan Pertamina di Novotel.

Kebutuhan listrik yang akan disediakan di Pertamina secara keseluruhan mencapai 150MVA. Namun kata Riza, ditahap awal ini, hanya khusus untuk kawasan perumahan sebesar 8MVA dan apartemen 4 MVA, dengan total 12MVA.

“Kebutuhan listrik Pertamina utamanya di kilang setelah selesai perluasan nanti mencapai 150MVA. Namun untuk kerjasama ini, kami menyediakan 12 MVA khusus untuk kawasan perumahan dan aparteman Pertamina,” ujar Riza.

Sementara itu, GM PT Pertamina RU V, Togar M P, mengatakan, selama ini seluruh keperluan kilang utama, fasilitas kilang dan perumahan mendapat listrik dari power plant Pertamina sendiri. Untuk mengoptimalkan listrik dari power plant untuk penggunaan kilang utama, Pertamina menyerahkan penyediaan listrik untuk beberapa fasilitas penunjang dan perumahan kepada PLN.

“Pertamina mempercayakan penyediaan listrik di perumahan dan fasilitas jetty kepada PLN agar dapat fokus pada operasional kilang dalam rangka memenuhi kebutuhan BBM dan LPG konsumen terutama di Indonesia Tengah dan Timur. Sinergi Pertamina dan PLN sudah dilaksanakan sejak lama, selain Pertamina menjadi konsumen layanan listrik PLN di kilang Pertamina di beberapa daerah lain, PLN juga merupakan konsumen solar industri Pertamina.” kata Togar.

Pemasangan baru listrik di Pertamina ini, dijadwalkan terealisasi secara bertahap mulai Januari sd April 2018, dan untuk fasilitas kilang akan terealisasi pada April 2018.

Refinery Unit V adalah kilang terbesar kedua di Indonesia dengan kapasitas 260.000 barel per hari. Refinery Unit V menyuplai 26% BBM nasional terutama di Indonesia Timur.

Selama tiga bulan terakhir, konsumsi solar industri PLN di wilayah Kalimantan sebesar 156.097 KL atau rata2 sebesar 52.032 KL.(***)

Penulis : Michael M
Editor : Mailangkay M

Berita Terkait