Advetorial Berita Headline Berita Terkini Kelistrikan 

Dihadapan Walikota, PLN Ungkap Perkembangkan Listrik di Bontang

BONTANG, CAHAYAKALTIM.com–General Manager PLN Wilayah Kaltimra, Riza Novianto Gustam, menerima kunjungan kerja Walikota Bontang, Neni Murniaeni, di Balikpapan. Senin (05/02). Dalam diskusi yang dilangsungkan di Kantor PLN Wilayah Kaltimra ini, Riza memaparkan kondisi kelistrikan Sistem Mahakam, khususnya di Bontang.

Seperti yang diketahui, kelistrikan Bontang disuplai oleh Sistem Mahakam. Saat ini, sistem yang menyuplai listrik untuk Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, dan Bontang tersebut memiliki daya mampu 571 MW. Beban puncak tertinggi pada Januari 2018 lalu adalah sebesar 407 MW.

“Namun secara rata-rata angka beban puncak pada Sistem Mahakam berkisar pada 370 MW, sehingga ada surplus 200 MW. Angka itu belum termasuk beberapa mesin pembangkit PLN yang saat ini sedang dalam tahap pemiliharaan. Kami buatkan timeline pemeliharaan pembangkit sampai dengan bulan Mei, agar nanti bulan Mei menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 2018 tidak ada lagi kegiatan pemeliharaan”, terang Riza.

Selain dipasok daya oleh Sistem Mahakam, kata Riza, di Bontang juga terdapat sistem lokal sebesar  23.2 MW. Sistem kelistrikan lokal yang juga disebut dengan sistem island oleh PLN, merupakan sistem kelistrikan yang dibangun untuk mempercepat pemulihan lokal setempat apabila terjadi gangguan pada Sistem Mahakam.

“Kami memiliki rencana penambahan kapasitas untuk Bontang melalui Mobile Power Plant (MPP) Bontang 36 MW yang saat ini sedang tahap pengujian reliability run selama 15 hari kedepan. Apabila ini sudah berjalan, dengan 36 MW dari MPP dan 23.2 MW pada sistem island maka kami pastikan sistem Bontang aman apabila terjadi gangguan pada sistem interkoneksi Mahakam, karena beban puncak di Bontang sekitar 30 MW”, lanjutnya.

Di Bontang sendiri, pada akhir tahun 2017 lalu tercatat jumlah pelanggan PLN sejumlah 106.907. Angka ini tumbuh 11.62% dari jumlah pelanggan pada tahun sebelumnya.

Sementara itu terkait rasio elektrifikasi (RE) dan road map kedepan, saat ini RE Kaltimra mencapai 90%, dengan RE di Provinsi Kaltim sendiri saat ini sebesar 91.71%. Riza menyebutkan bahwa PLN Wilayah Kaltimra bertekad pada 2021 nanti RE Kaltimra mencapai 100%.

“Kalau untuk desa berlistrik, di Bontang saat ini 15 desa disana sudah berlistrik. Rasio desa berlistrik di Kaltim saat ini 99.22% dimana masih ada 8 titik lagi yang akan kami rampungkan proyek listrik pedesaannya. Insyaallah di 2018 ini seluruh desa di Kaltim dan Kaltara sudah 100% berlistrik”, kata Riza, dengan optimis. (***)

Editor : Michael Mailangkay

Berita Terkait