Balikpapan Berita Headline Berita Terkini 

POAB dorong DPRD minta Perekrutan di Pertamina utamakan tenaga lokal

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Sebanyak puluhan pengurus dari 21 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang tergabung dalam Persatuan Ormas Asli Balikpapan (POAB) melakukan audensi ke DPRD Balikpapan, Rabu (27/04/2016).

Audensi yang digelar di ruang rapat satu gedung DPRD Balikpapan itu diterima langsung oleh  Komisi IV yang diketuai oleh Ida Prahastuti didampingi dua anggota lainya, Abdul Jabar dan Hj Fitriani.

Ketua POAB Andin Syamsir diwakili Abriantinus menyampaikan tentang maksud kedatangannya ke gedung rakyat tersebut. Salah satunya adalah masalah ketenagakerjaan.

“Kami menyambut baik adanya rencana Pertamina untuk melakukan perluasan kilang secara besar besaran, karena ini terkait dengan kemajuan bangsa dan negara,” ujar Andin Syamsir di hadapan para anggota Komisi IV DPRD Balikpapan itu.

Untuk itu dalam kaitan perkembangan serta perluasan kilang itu, POAB berharap agar melibatkan tenaga lokal agar dapat dipekerjakan pada mega proyek milik BUMN tersebut.

Lebih lanjut Andin juga menyampaikan, bahwa di dalam perekrutan tenaga kerja perluasan kilang itu untuk tidak melakukan diskriminasi. “Kami berharap agar dalam perekrutan nanti jangan didominasi oleh tenaga dari luar  Balikpapan, apalagi luar Kalimantan. Sebab banyak orang Balikpapan yang berpendidikan S1 yang sampai saat ini belum mendapatkan pekerjaan,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Abriantinus selaku  Panglima Komando Pengawal Pusaka Adat Dayak (KOPPAD) dan Seketaris POAB ini menyampaikan tentang tender yang dilakukan Pemkot Balikpapan dalam bidang jasa pengamanan.

IMG-20160427-WA0001(1)” Saya tidak tahu, bagaimana mekanismenya, sehingga perusahaan jasa pengamanan itu memenangi tender di Pemkot. Padahal sebagaimana biasanya, semua tender yang berkaitan dengan kontrak harus dipublikasikan. Peserta tendernya pun diumumkan termasuk pemenangnya. Nah saya sebagai pemilik perusahaan bidang jasa pengamanan sendiri tidak mengetahui. Ada apa ini?,” ujar Abriantinus.

Lebih lanjut Abriantinus  mengatakan, dirinya sempat ditemui sejumlah wartawan beberapa waktu lalu, berkaitan dengan tenaga pengamanan yang ada kantor Pemkot Balikpapan itu.

“Saya sempat ditanya oleh teman teman wartawan waktu itu, apakah tenaga sekuriti yang saat ini bertugas di kantor pemkot itu adalah dari perusahaan saya. Tentu saja saya kaget dan saya keberatan jika ada yang menyebut sekuriti itu dari perusahaan milik saya,” ujar Abriantinus lagi.

Guna mencari jalan keluar untuk mengatasi apa yang telah dirundingkan oleh POAB dan DPRD Balikpapan ini. Maka akan ada agenda pertemuan selanjutnya yang akan digelar pada hari Selasa 3 Mei mendatang.

Dalam pertemuan nanti,DPRD Balikpapan akan menghadirkan pihak Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata kota Balikpapan.

“Saya berharap agar bapak bapak membawa data data berkaitan dengan ketenagakerjaan, baik itu jumlah pengangguran dan jumlah sarjana yang menganggur serta data pendukung lainya. Sehingga dalam pertemuan mendatang bisa dicarikan jalan keluarnya,” ujar politisi asal Partai Golkar itu ketika menutup pertemuan tersebut.(alfian tamzil).

Berita Terkait