Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Polda Kaltim ringkus gerombolan spesialis pencuri lintas daerah

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com—Tim Jatanras Direktorat Reserse kriminal  Polda Kaltim, berhasil menghentikan pergerakan sebuah gerombolan spesialis pencuri lintas Daerah yang membuat resah masyarakat di Bumio Eta mini.

Gerombolan spesialis ini sempat membuat tim Jatanras kewalahan karena pola yang digunakan penjahat ini adalah beroperasi secara berpindah-pindah dengan memilih lokasi secara acak di beberapa wilayah yang ada di Kaltim.

“Kami sempat kesulitan untuk mengejar para pelaku. Karena mereka menggunakan modus hunting dalam melakukan kejahatan. Aksi mereka tidak memilih tempat, namun mereka dalam melakukan tindakan bila ada kesempatan. Dan bila kondisi memungkinkan, mereka langsung melakukan aksi dengan cepat,” kata Direskrimum Polda Kaltim, Kombes Pol Hilman SIK SH MH, Selasa (18/4/2017).

Hilman mengungkapkan, para pelaku selain melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), juga melakukan aksi pencurian di rumah kosong, toko elektronik dan juga warung.

“Dari hasil penyelidikan kami, ditemukan beberapa lokasi dari aksi kejahatan mereka. Seperti di Balikpapan dan Samarinda mereka menggasak sepeda motor, di Bontang menggasak laptop di rumah kosong dan di PPU mereka membobol sebuah toko elektronik,” kata Hilman.

Selain Balikpapan, Samarinda, Bontang dan PPU, gerombolan ini juga beraksi di Kutai Kartanegara, Kutai Timur dan Berau.

“Kami cukup beruntung karena dalam upaya pengungkapan kasus awal curanmor yang kemudian ditemukan aksi kejahatan lain ini, hanya membutuhkan waktu seminggu dan langsung menangkap pemimpin gerombolannya. Dimana dari 5 tersangka baru 2 yang kami tangkap,” ujar Hilman.

Kedua pelaku yang berhasil diringkus polisi ini, adalah, Akbar (32) warga pendatang yang berprofesi sebagai wakar  di kawasan Pasar Segiri, Kota Samarinda dan Jumadi (40) warga Jl Rajawali, Kota Samarinda.

“Awalnya kami menangkap Akbar saat beraksi di kawasan KM 13 Balikpapan dengan barang bukti sepeda motor Honda Beat hitam KT 3126 ZI, Kami terpaksa melumpuhkannya karena berusaha melarikan diri. Lalu Jumadi yang merupakan otak gerombolan ini, kami juga melumpuhkannya karena hendak melarikan diri saat ditangkap di rumahh kontrakannya di Samarinda,” jelas Hilman.

Dalam pengungkapan kasus curanmor ini, polisi menyita 5 unit sepeda motor, 2 buah ponsel android dan uang tunai ratusna ribu.

“Pengembangan terus akan kami lakukan dan tidak menutup kemungkinan akan ada lokasi lain yang belum tercatat.  Dan juga kami masih memburu tiga rekan pelaku yang mana identitas mereka sudah kami ketahui,” tambah Hilman.

Para pelaku ini, kata Hilman, dijerat dengan pasal berlapis yakni 362 dan 363 KUHP dengan ancaman hukumannya diatas lima tahun. (*)

Penulis : Michael M

Editor : M Mailangkay

Berita Terkait