Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Polda Kaltim tangkap dua pembunuh bayaran pengusaha asal Berau

BAKLIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com—Tim Jasantras Polda Kalimantan Timur dan Polres Berau yang bekerjasama dengan Polda Kalimantan Selatan, berhasil menangkap dua pelaku pembunuh bayaran kelas teri, Minggu (30/4/2017).

Pembunub bayaran ini bernama Supriadi (27) warga Kintab, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel dan Wahyudin (31), warga Salaman, Kecamatan Gintab, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel. Keduanya merupakan karyawan di sebuah perusahaan swasta di Tanah Laut, Kalsel.

Direskrimum Polda Kaltim, Kombes Pol Hilman SIK SH MH, mengatakan, kedua pelaku ini ditangkap saat sedang bersantai di pantai Tanah Laut. Dimana, dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku ini melakukan aksi pembunuhan dengan bayaran Rp 50 juta, untuk menghabisi nyawa H Samir (57) warga Tanjung Redeb, Berau.

“Mereka memang dibayar untuk melakukan aksi pembunuhan terhadap seorang pengusaha di Kabupaten Berau beberapa waktu lalu. Dimana korban bernama H Samir, dibunuh dan dibuang ke hutan di kawasan Mayang Mangurai atau sekitar 5 KM dari lokasi ditemukannya mobil milik korban,” kata Hilman, kepada sejumlah wartawan, Senin (1/5/2017) di Polda Kaltim.

Menurut Direskrimum Hilman, pengungkapan kasus pembunuhan ini, berawal ketika Minggu 23 April 2017, Istri korban bernama Hj Emi (49) melaporkan suaminya sudah seharian menghilang setelah mendapat telepon dari seseorang yang hendak menyewa alat berat.

Sekira 6 jam usai melapor, mobil Avanza berwarna putih KT 1151 MW yang dibawa korban saat meninggalkan rumah ditemukan di Jalan Pulau Derawan, Tanujung Redeb, Berau atau hanya sekitar 1 KM dari rumah korban.

Saat ditemukan, mobil tidak terkunci dengan kunci mobil masih menempel dan didalam mobil terdapat bercak darah. “Korban dibunuh dengan cara dicekik menggunakan tali.,” kata Hilman.

Hampir seminggu kemudian polisi menemukan jasad korban di KM 15  Jlan Poros Labanan, Mayang Mangurai, Berau, atau sekitar 5 KM dari lokasi ditemukannya mobil korban.

“Sebelum korban ditemukan, kami sudah mengantongi identitas pelaku bahkan sudah mengamankan seorang bekas sopir korban. Dalam kasus ini, sopir ini, berperan sebagai pencari eksekutor,” kata Direskrimum Hilman yang ditambahkan Kasat Reskrim Damus Asa.

Sopir tersebut nama Laminyo (43), warga Desa Jaan, Nganjuk Jatim, yang berdomisili di Jalan Raja Alam, Badungan, Tanjung Redeb, Berau.

Motif dari pembunuhan ini, menurut Hilman, masih dalam pengembangan pihaknya, karena diduga ada aktor lain dalam kasus ini.

“Melihat dari sisi ekonomi pendana dari pembunuhan ini, agak sulit mendapatkan dana besar untuk membayarnya. Tidak menutup kemungkinan ada orang keempat yang membiayai,” kata Hilman.

Sementara itu, kedua pelaku eksekutor pembunuhan pengusaha di Berau ini, langsung dibawa ke Polres Berau untuk diproses lebih lanjut dengan pengawalan ketat yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Damus Asa.

Kasus pembunuhan terencana ini, kata Hilman, para pelaku diancam dengan Pasal 340 KUHP  dengan ancaman hukuman palang tinggi seumur hidup. (*)

Penulis : Michael M

Editor : M Mailangkay

Berita Terkait