Berita Terkini 

Polisi temukan bukti baru, saksi dijadikan tersangka curanmor

CuranmorBALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Setelah dilakukan penyelidikan oleh tim penyidik Polsek Balikpapan Selatan terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor yang melibatkan seorang remaja warga Samboja beberapa waktu lalu, polisi menemukan bukti kalau remaja berinisial MH (17) itu ternyata juga sebagai pelaku. Dia dibantu rekannya bernama Hendrik Utomo (22) warga Jalan Soekarno Hatta Kilometer 36 RT 06 Kelurahan Sungai Merdeka, Samboja dan Riston Samuel Rande (19), warga Jalan Klamono RT 72, Muara Rapak, Balikpapan Utara.
Hal tersebut diungkapkan Kanit Reaktif polsek Balikpapan Selatan, Iptu Hadi Purwanto, kepada cahayakaltim.com, Jumat (27/10/2016).
“Setelah kita dalami, ternyata memang mereka berdua pelakunya. Terakhir mereka menyebutkan telah melakukan curanmor di empat tempat. Dua diantaranya di wilayah Polsek Utara dan di Balikpapan Selatan salah satunya di depan sebuah kafe di Jalan Marsma Iswahyudi RT 9 Kelurahan Sungai Nangka,” kata Hadi.
Keempat lokasi yang menjadi sasaran kedua pelaku curanmor tersebut diantaranya, di Jalan Marsma Iswahyuhdi, Sepinggan; Jalan Soekarno Hatta Kilometer 9 Perum Banyumas, Karang Joang; Jalan Soekarno Hatta Kilometer 29, Kelurahan Sungai Merdeka, Samboja; dan Jalan soekarno hatta Kilometer 9, Graha Indah.
“Kami sudah mengamankan lima unit motor yakni dua Honda Beat merah, satu Suzuki Satria FU hitam, satu Jupiter MX hitam, dan dan satu motor Yamaha Xeon ber nomor polisi KT 2771 NM diduga merupakan motor curian dan diamankan dari rumah pelaku,” ungkap Hadi.
Temuan ini pun tak di bantah para pelaku. Mereka mengakui semua perbuatannya. Dimana aksi curanmor dilakukan sepanjang September hingga Oktober.
Diberitakan sebelumnya kedua tersangka diamankan petugas di Mapolsek Balikpapan Selatan setelah menjual sebuah motor hasil curian seharga Rp 700 ribu kepada seorang ABH yakni MK yang tertangkap pada Minggu (23/10/2016).
Sebelumnya mereka mengaku hanya perantara saja. Namun ternyata setelah dilakukan pengembangan, keduanya terbukti juga melakukan tidak curanmor di beberapa TKP.
Tidak menutup kemungkinan masih ada TKP lain yang menjadi sasaran para pelaku Curanmor tersebut.
Penulis : Melani Sekar
Editor : Michael Mailangkay

Berita Terkait