Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Polisi ungkap peredaran narkoba jaringan Bunda

BALIKPAPAN,  CAHAYAKALTIM.com–Jajaran Kepolisian Sektor Balikpapan Barat berhasil meringkus 5 orang yang diduga komplotan jaringan peredaran narkoba di wilayah Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Selasa (05/12/2017).

Dari penangkapan tersebut, polisi menemukan barang bukti ratusan butir double L. dimana kelima orang yang dijadikan tersangka dalam kasus ini, diantaranya Rahmad (34), Chandra Irawan (34), Herliansyah (36),  dan seorang wanita bernama Suryati alias Bunda (36) serta Efendi KS (50).

Kapolsek Balikpapan Barat Komisaris Polisi I Putu Yasa SH Mengatakan, kasus ini bermula dari adanya laporan masyarakat tentang maraknya peredaran Pil Koplo (doble L) di kawasan Jalan Al Falah RT 29 Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat.

Informasi tersebut langsung ditanggapi dengan melakukan penyelidikan di lokasi tersebut. Bertepatan dengan dilakukan patrol di kawasan Jalan Al Falah RT 29 Kelurahan Baru Polisi melihat seseorang yang mencurigakan.

“Saat itu anggota saya melihat seseorang berpakaian mirip pakaian polisi. Bajunya bertuliskan Police dan celana tactikal yang biasa dipakai polisi. Setelah didekati, orang ini berusaha kabur. Namun sempat ditangkap anggota,” ujar I Putu Yasa.

Saat ditangkap laki laki berbaju polisi yang bernama Rachmad ini sempat digeledah polisi. Dan ternyata saat digeledah ditemukan 3 bungkus doble L dan 3 butir dobel L yang jika dijumlahkan semuanya ada 11 butir dobel L.

Berdasarkan pengakuan Rahmad, dobel L itu didapat dari seseorang yg biasa dipanggil Bunda yang tinggal tak jauh dari lokasi penangkapan Rachmad.  Kemudian Unit Reskrim menggrebek Rumah tersebut namun  Bunda sudah tidak ada lagi di rumahnya.

Hanya saja polisi menemukan Chandra suami Bunda. Lelaki tersebut juga tak luput dari penggeledahan polisi. Benar saja, dari tangan tersangka tersebut polisi menemukan beberapa butir pil koplo yang disimpan dalam kotak rokok.

Dugaan menguat Bunda merupakan Bandar pil Koplo. Untuk itulah polisi terus berupaya mengejar perempuan tersebut.

Upaya pengejaran Bunda pun tak sia-sia. Bandar Pil Koplo yang berusaha melarikan diri tersebut, berhasil diringkus saat berada di kawasan di Jalan Bonto Bolaeng Kecamatan Balikpapan Tengah.

Dari hasil interogasi Bunda mengaku telah menjual barang haramnya itu kepada seseorang bernama Efendi KS sebanyak 125 Butir (doble L) Pil Koplo.

Tak menunggu lama, penyiduk langsung mengejar Effendi. Beruntung tersangka tersebut berada di rumahnya di kawasan Balikpapan Barat. Dari tangan Efendi, polisi menemukan 32 butir (dobel L) dan uang Tunai sebesar Rp.100.000,-.

“Kasus ini akan terus dikembangkan. Para tersangka tersebut terbukti melanggar pasal 196 dan atau pasal 197 Undang Undang Republik Indonesia No 36 Thn 2009 tentang Narkotika,” tutup I Putu. (*)

 

Penulis : Alfian Tamzil

Editor : Michael M

Berita Terkait