Berita Terkini Hukum 

Putri 11 tahun diajak ‘bermain’ tetangga

cabulBALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com—Seroang bocah yang masih duduk di kelas IV Sekolah Dasar, sebut saja namanya Putri, menjadi korban kebejatan seorang lelaki.

Pelaku tak lain adalah tetangga korban yang berinisial SN (37) warga Kelurahan Damai, Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Balikpapan, Iptu Kusti Winarsi mengatakan, kasus pencabulan terhadap anak ini sudah ditangani pihaknya dan pelaku sudah ditangkap.

Putri menjadi korban pelampiasan nafsu bejat pelaku ketika korban yang sedang bermain dan diajak pelaku dan masuk ke tempat tinggal pelaku. Kejadian itu terjadi pada Kamis (17/11/2016) lalu.

Orang tua korban yang curiga melihat tingkah laku Putri bertanya kepada korban. Korban pun mengeluh sakit di alat vitalnya. Korban mengaku kalau dirinya di ‘pegang’ SN.

Tak terima degan apa yang dilakukan SN terhadap anaknya, orang tua korban pun langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Balikpapan.

“Pelaku mencabuli korban dengan cara memasukkan jari ke alat vital korban. Dan saat diintrogasi pelaku mengakui semua perbuatannya,” kata Kusti yang ditambahkan Kaur Subbag Humas Polres Balikpapan, Iptu Suharto, Sabtu (19/11/2016).

Dari hasil pemeriksaan medis ada luka di daerah alat vital korban. “Ini cukup bukti adanya tindak,” tutur Suharto.

Saat ini ia dijerat pasal 82 (1) PP Pengganti UU RI nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 76 E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Kesatu atas UUD RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman Hukuman 5 sampai15 tahun kurungan penjara,” bebernya.

Pihaknya mengimbau peran keluarga menjadi penting demi menjaga keselamatan anak-anak. Jangan sampai  mudah percaya sekalipun pada orang yang lama dikenal. Pasalnya kejahatan bisa datang kapan dan dimana saja.

“Apalagi anak-anak dekat dengan orang yang berlawanan jenis. Saya pikir kita semua harus sama-sama waspada,” imbau Suharto.

Penulis : Melani Sekar

Edito : Michael M

 

Berita Terkait