Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Sabu dimusnahkan, tersangka menangis tersedu

Tsk menangisTANJUNG SELOR, CAHAYAKALTIM.com–Entah sayang atau menyesal, tersanga Narkotika jenis sabu berinisial U (35 Tahun ) yang tertangkap dirumahnya di Jalan Sabanar Lama Tanjung Selor pada Senin (25/7/2016) lalu, menangis saat melihat sabu seberat 106,2 gram miliknya dimusnahkan di ruang Reskoba Polres Bulungan, Kamis (31/8/2016).

Sejak digiring dari Rumah Tahanan (Rutan) ke ruang Reskoba Polres Bulungan, tersangka yang berprofesi sebagai supir angkot itu sudah menunjukkan wajah murungnya.

Begitu memasuki prosesi pemusnahan tersangka sudah tidak mampu menahan air matanya hingga proses pemusnahan itu selesai.

Saat dikonfirmasi, tersangka yang mengenakan baju tahanan dan tangan dalam keadaan diborgol itu tidak bisa bicara apa-apa, dia hanya tertunduk dan terus menangis sambil mengeleng-gelengkan kepalanya.

“Nggak tahu juga, padahal saya juga tidak pakai itu barang,” ucapnya sembari mengusap air mata di pipinya.
Dari sejumlah barang bukti tersebut ada sebagian di tahan untuk keperluan persidangan.

Penangkapan tersangka itu berawal dari informasi dari masyarakat bahwa di rumah tersangka itu kerap dijadikan tempat transaksi Narkoba. Sehingga anggota kepolisian langsung melakukan kroscek ke lokasi.

Saat sampai di Tempat Kejadia Perkara (TKP), anggota mendapati tersangka itu sedang duduk di teras depan rumahnya dengan menyimpan barang haram itu disamping tempat duduknya.

“Dia sempat berusaha membuang barang itu ke samping rumah, tapi ada anggota yang sempat melihat tindakannya itu dan langsung memeriksa tempat dibuangnya barang yang dicurigai tersebut,” kata Kabit Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Drs Fajar Setiawan SH.

Dalam pemeriksaan itulah, anggota menemukan sebuah plastik berwana hitam yang mengapung di kolam di samping rumah tersangka yang merupakan barang yang baru saja dibuang oleh tersangka itu.

Untuk sementara, tersangka ini masih ditahan di Rutan Polres Bulungan.

Atas perbuatannya tersangkapun diancam pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Sumber :humas polda kaltim

 

Berita Terkait