Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Sengketa Lahan di Manggar. Sulaiman : Minta Penggugat Tak Lagi Menggugat

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Persidangan kasus persengketaan tanah atas dokter Kenneth oleh Safarudin hari ini, berlangsung tenang dengan dihadiri oleh penggugat serta tergugat.

Kasus ini sendiri bermula Pembelian tanah oleh dokter Kenneth pada tahun 1983, oleh Hajah Solih.

Tanah sendiri berada di Manggar, Balikpapan Timur, tepat di sebelah Asrama Haji Balikpapan, yang dulu dikenal bernama patok merah.

Tanah yang memiliki luas 1,5 hektar diakui oleh sang penggugat bernama Safarudin binti Haji Muhammad Rras yang merupakan anak tiri dari Hajah Solih.

Persidangan pagi ini dipimpin oleh Hakim wanita Agnes dan didampingi oleh 2 hakim lainnya, agenda persidangan kali ini merencanakan dilakukan PS. Dimana PS sendiri bertujuan untuk pemeriksaan objek sengketa oleh hakim bersama Tergugat dan penggugat.

Harapan Tergugat sendiri yang diwakili oleh pengacara Dokter Kenneth yakni Sulaiman SH, adalah agar sang penggugat berhenti melakukan pengakuan hak waris.

“Kami mengharapkan agar penggugat tidak lagi melakukan, pengakuan karena pelunasan pembelian tanah pun secara lunas dan dilakukan didepan penggugat serta bukti-bukti pembelian surat pun sudah kami kantongi,” ujar Sulaiman.

Gugatan ini sendiri pun sudah berjalan kurang lebih selama 3 bulan lebih, dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung. Bahkan MA sendiri menurut Sulaiman sudah ada putusan ikrah, yang mana putusan MA tersebut diperoleh untuk lahan yang berada di sampingnya.

“Putusan MA sudah terbit dan ada surat putusan pembebasan haknya untuk lahan di sampingnya. Jadi kami sangat yakin gugatan ini akan sia-sia karena kami sangat mempunyai banyak bukti yang kuat ujarnya,” ujar Sulaiman. (*)

Penulis : Echi
Editor : Michael M

Berita Terkait