Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Seribu Butir Ekstasi Siap Edar, Digagalkan Polda Kaltim

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Tim opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Kaltim menggagalkan seribuan butir pil ekstasi siap edar.

Barang haram tersebut dibawa oleh seorang kurir narkoba bernama Aan Dahlan alias Elang (31). Dia ditangkap di salah satu jasa pengiriman di kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Menurut Dirnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury mengatakan, pengungkapan kasus narkoba ini bermula saat petugas menerima informasi masyarakat, adanya transaksi narkoba di kawasan Kel. Sungai Pinang Kec. Sungai Pinang Samarinda.

Berbekal ciri-ciri tersebut dengan sigap tim menciduk tersangka, Saat itu tersangka akan mengambil paketan kiriman yang diketahui dari Sebatik Kalimantan Utara. “Kami amankan tak lama usai tersangka ambil paketan di JNE Samarinda,” jelas Akhmad, kepada cahayakaltim.com, (16/01/2019).

Paket yang dibungkus dengan kardus indomie tersebut , berisi 4 kotak susu kemasan. Yang dimana didalamnya terdapat 12 bungkus plastik berisi kan ekstasi.

“Ada 3 macam jenis ekstasi di dalamnya, 700 butir warna oranye merek Diamond, 250 butir warna pink merek IG dan 50 butir warna biru merk transformer,” ungkapnya.

Akhmad Shaury mengatakan, tersangka pada saat di intrograsi mengaku tak mengetahui barang haram tersebut dari mana, namun menurut pengakuan tersanhka tidak membuat pihak kepolisian mudah percaya begitu saja.

Kenyataanya pada saat tertangkap tangan petugas, barang tersebut di dapat ditangan tersangka, Usai mengambil paketan dari jasa pengiriman barang di Jalan Damanhuri, Sungai Pinang Samarinda.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 114 (2) subsider pasal 112 (2) UU Nomor 35 tahun 2009. “Ancaman pidananya minimal 6 tahun, maksimum hukuman mati, ujar Akhmad Shauri.

Sementara itu, menurut tersangka Aan mengaku hanya disuruh mengambil paket di salah satu jasa pengiriman barang.

Dia mengatakan tak tahu apa-apa soal isi dalam paketan tersebut. “Saya cuma disuruh ambil di sana, belum ada kesepakatan upah” jelasnya sambil digiring petugas ke sel tahanan Polda Kaltim. (*)

Penulis : Echi

Editor : Michael M

Berita Terkait