Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Setahun Polres Balikpapan Terima Beragam Penghargaan

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Sejumlah wartawan dari berbagai media cetak, elektronik dan online menghadiri acara press release akhir tahun yang digelar di ruang Rupatama Mapolres Balikpapan, Jumat pagi (29/12/2017).

Hadir pada acara itu Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta YAP SiK, para Kepala Satuan, Kapolsek dan sejumlah pejabat utama di lingkungan Polres Balikpapan turut hadir pada acara ini.

Di hadapan sejumlah wartawan, Wiwin Firta menyampaikan berbagai laporan selama tahun 2017 ini, mulai dari evaluasi Kantibmas, pemberantasan berbagai tindak kriminal, seperti narkoba, pencurian, tindak pidana korupsi, Saber Pungli, sejumlah operasi yang berhasil digelar hingga sejumlah prestasi yang diraih Polres Balikpapan.

Ada beberapa yang menjadi perhatian diantaranya turunnya jumlah penangkapan kasus narkoba dari  376 kasus di tahun 2016 lalu turun menjadi 276 kasus di tahun 2017. “Presentasenya 25 persen dari tahun lalu. Ini terjadi karena seringnya Polisi melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba,” ujar Wiwin Firta.

Ia juga menyebutkan, selama tahun 2017 ini barang bukti narkoba yang berhasil diamankan adalah sabu seberat 3,400gram sabu dan 31000 butir obat yang masuk kategori narkoba, seperti PPC.

Selain narkoba,  tindakan pelanggaran lalu lintas mengalami peningkatan. Di mana jumlah denda tilang yang berhasil masuk ke kas negara mencapai 1,2 miliard Rupiah. Jauh dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 300 juta Rupiah.

“Peningkatan angka pelanggaran ini salah satu faktornya adalah meningkatnya jumlah penduduk diiringi dengan bertambahnya jumlah kendaraan, khususnya roda dua,” paparnya.

Selain menyampaikan berbagai kasus yang berhasil dilakukan jajaran Polres Balikpapan. Wiwin juga menyampaikan komposisi jumlah personil yang mengalami penurunan. Di mana awalnya berjumlah 863 personil menjadi 842 personil. Penurunan ini dikarenakan adanya personil yang memasuki masa pensiun.

Pada tahun ini pula, Polres berhasil melakukan berbagai gebrakan. Salah  satunya membuka pelatihan bagi siswa siswi yang ingin menjadi Polisi dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan yang digagas Polres Balikpapan bekerja sama dengan Pemkot Balikpapan. Untuk tahap awal saja jumlah pesertanya mencapai 182 orang.

“Ini tandanya minat remaja khususnya anak sekolah yang mau jadi polisi terbilang tinggi. Dan pelatihan ini sama sekali tidak dipungut biaya,” ujarnya.

Gagasan Kapolres Balikpapan dengan melakukan pendidikan dan pelatihan kepada remaja ini bertujuan agar para pesertanya mendapat sedikit gambaran saat mengikuti berbagai tes saat mendaftar menjadi anggota polisi nanti. Ia juga menyampaikan bahwa untuk mendaftar sebagai anggota Polri sama sekali tidak dipungut biaya.

Selain membahas jumlah personil. Kapolres juga menyampaikan, selama tahun 2017 ini, ada pula personil yang mendapat teguran sebanyak  9 anggota dan ada pula yang disel 34 anggota dan 1 anggota terpaksa dipecat. “Polisi yang dipecat ini melakukan berbagai kejahatan, seperti narkoba. Pungli dan KDRT,” imbuhnya.

Pada tahun ini pula, Polres Balikpapan telah melakukan berbagai operasi. Diantaranya Operasi Bina Waspada. Operasi patuh melalui Cipta kondisi.  Operasi Antik, sasaran narkoba. Operasi simpatik. Operasi Ramadnia selama Idul Fitri. Operasi Bina Kusuma yang sasarannya penggalangan ormas. Operasi Pekat.

Sasaran nya premanisme. Miras. Vcd porno. Senjata tajam dan judi. Operasi zebra ada 1202 teguran dan tilang 623. Dan Operasi Lilin yang masih berlangsung hingga 1 Januari 2018.

Selain rentetan operasi yang sudah digelar. Polres Balikpapan pada tahun ini juga meraih berbagai penghargaan. Diantaranya, penghargaan mendapatkan swa dari Bapennas untuk Kategori Excelent City.

Penghargaan dari Kemenpan RI,  KPK dan Ombusmand RI sebagai salah satu Polres Wilayah Bebas korupsi. Penghargaan Ombusdman RI dan Kapolri, sebagai  Pelayanan SIM, pengurusan SKCK dan SPK terbaik.

“Penghargaan ini hanya diberikan kepada 10 Polres saja di Indonesia, dan Balikpapan adalah Polres yang Kapolresnya berpangkat AKBP. Sedangkan yang lainnya Kapolresnya berpangkat Kombes,” imbuh Wiwin lagi.

Diakhir pertemuan ini, Kapolres berpesan kepada awak media, agar bisa bersinergi dengan jajarannya. Tidak hanya masukan saja. Namun kritikanpun juga bisa dilakukan.

“Saya juga berharap,  agar di tahun 2018 nanti, pertemuan Kapolres dengan awak media ini harus sering dilakukan. Bisa satu bulan sekali. Bisa pula dua bulan. Yah kita lihat nanti ya,” pungkasnya.

Penulis : Alfian Tamzil

Editor : Michael M

Berita Terkait