Berita Headline Berita Terkini Kesehatan 

Shinsei Chandra, sembuhkan beragam penyakit tanpa penentuan tarif

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Dewasa ini banyak cara untuk mengobati berbagai macam penyakit selain dengan menggunakan cara medis. Namun kini ada pula pengobatan non medis seperti pengobatan alternatif dengan cara terapi. Seperti dilakukan Chandra, seorang ahli terapi yang sudah 10 tahun membuka praktik di Balikpapan.

Sosok Chandra cukup dikenal di Balikpapan. Sebab selama 10 tahun membuka praktik pengobatan terapi ala Thailand, ia telah berhasil menyembuhkan beragam penyakit, khususnya penyakit syaraf, seperti syaraf terjepit.

Chandra mengaku, bahwa kemampuannya untuk menyembuhkan penyakit gangguan syaraf didapatnya dengan cara belajar langsung dengan gurunya di Thailand.

“Saya belajar dengan guru di Thailand selama 3 tahun. Guru saya itu seorang shinsei yang terkenal dan dikenal pula sebagai shaolin di Thailand. Dari ribuan muridnya, hanya beberapa saja yang lulus, termasuk saya,” ujar Chandra kepada media ini, saat berkunjung di tempat praktiknya di Komplek Perumahan Balikpapan Baru, Kamis (22/11/2017).

Selama 10 tahun ia membuka praktik, Chandra menceritakan bahwa sudah ada ribuan pasien yang berhasil disembuhkannya. Diantaranya penyakit syaraf terjepit,  stroke serta beberapa penyakit syaraf lainnya.

Cara Chandra melakukan pengobatan pun terbilang unik, selain memijit dibagian yang sakit, ia juga menggunakan kain yang sudah digulung untuk digunakan sebagai alat untuk menarik bagian rahang.

“Ini saya lakukan tujuannya untuk menarik tulang bagian belakang yang terjepit itu,” ujar Chandra. Uniknya saat dilakukan penarikan itu, sama sekali pasien tidak merasakan kesakitan.

Selain menggunakan metode terapi dengan cara dipijat dan ditarik tulang bagian belakang, Chandra juga menerapkan bekam. Menurutnya dengan cara bekam ini, akan mengeluarkan darah kotor atau toksin yang ada di badan bagian belakang.

Pengobatan alternatif berupa terapi Thailand yang dilakukan Chandra ini ternyata tidak ditentukan tarifnya. “Saya tidak pernah menentukan tarif. Seberapapun saya terima. Bahkan orang tidak mampu pun saya obati tanpa saya mintai biaya sepeserpun. Niat saya cuma satu, menolong orang dengan tulus dan iklas,” pungkasnya. (***)

Penulis : Alfian Tamzil

Editor : Michael M

Berita Terkait