Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Siap edar di Bontang dan Sangata, tiga kurir narkoba kepergok Polisi

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Ditresnarkoba Polda Kaltim berhasil menggagalkan peredaran narkoba yang akan diedarkan di Bontang dan Sangata, Kalimantan Timur. Tiga pelaku langsung dibekuk di dua tempat terpisah di Kota Balikpapan.

Kanit I Subdit II Psikotropika Ditreskoba Polda Kaltim, Kompol Achadianto SH MH kepada cahayakaltim.com mengatakan, ketiga pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda yakni di kawasan Pasar Segar Balikpapan Baru dan di depan Hotel Platinum, Balikpapan Utara. Dimana penangkapan tersebut dilakukan  pada Jumat (14/4/2017) lalu.

Ketiga tersangka yang diduga sebagai kurir dalam jarinngan narkoba di Kaltim ini adalah,  MNA alias Fandi (19), warga Jl. Alfallah RT 037 Kampung Baru Ulu, Balikpapan Barat, A (24) alias Oman, warga Jl. Arjuna, Gn. Polisi RT 55 Kelu Baru Ilir, Balikpapan Barat, dan DH (35) alias Wono warga Jl. Mulawarman RT 30 Kel. Sangatta Utara, Sangatta, Kutai Timur.

“Kasus ini bermula pada Jumat 14 April 2017 sekitar pukul 15.00 Wita, tim Opsnal mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di daerah Pasar Segar Balikpapan Baru, Kota Balikpapan ada seseorang yang mengendarai sepeda motor scoopy merah yang membawa bungkusan kardus yang dicurigai berisikan narkotika jenis sabu. Tim selanjutnya melakukan penyelidikan ke Pasar Segar dan mendapati seseorang seperti ciri-ciri yang sama,” kata Achadianto, Rabu (19/4/2017) di Mapolda Kaltim.

Tim langsung menangkap pelaku MNA, dan setelah dilakukan penggeledahan ditemukan sabu-sabu  seberat brutto 1.02 kg sabu. Dari hasil interogasi, tim langsung menangkap A alias Oman yang menyuruh MNA mengambil sabu tersebut,”kata Kombes Pol  Atang Heradi.

Dari keterangan kedua pelaku ini, tim opsnal melakukan Controlled Delivery ke sebuah hotel bintang 5 di Balikpapan Utara dan berhasil mengamankan DH alias Wono dan  Mk yang berasal dari Sangatta.

“Barang bukti yang diamankan, adalah sabu seberat bruto 1,2 kg, 3 HP Samsung, 1 sepeda motor Honda Scoopy KT 5930 YN dan 1 mobil Xenia putih KT 1949 MO,” terang Achadianto.

Paket sabu tersebut, dikemas dalam kotak teh pucuk harum yang kemudian di bungkus dengan plastik hitam. isi kotak tersebut, berupa 10 botol teh pucuk dan satu bal sabu yang dibungkus dengan koran, dilapisi dengan plastik merah dan bening.

“Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 subs pasal 132 ayat 1 Undang-undang RI No  35 tahun 2009, tentang Narkotika. ancaman hukumannya minimal 6 tahun maksimal 20 tahun,” tegas Achadianto.  (*)

Penulis : Mailangkay M

Editor : Michael M

 

Berita Terkait