Sosialisasi uang emisi baru BI diikuti pejabat

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Bank Indonesia kembali menggelar sosialisasi pengeluaran dan peredaran uang rupiah baru yang dilaksanakan di aula kantor perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Kamis (12/01/2016)

Pada sosialisasi pengeluaran dan peredaran uang Rupiah emisi 2016 ini dihadiri Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Johni Lomban Tobing, Walikota Balikpaan HM Rizal Effendi, para pejabat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pejabat Daerah serta ratusan peserta dari berbagai instansi pemerintah, perwakilan bank se-Balikpapan dan sejumlah pimpinan media, mulai dari media cetak, elektronik dan media online.

Sosialisasi yang digelar ini sekaligus menanggapi berita hoax yang tengah menjadi bahan perbincangan di media sosial. Seperti gambar pahlawan, warna uang dan rectoverso, yang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Kepala perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Suharman Tabrani mengatakan,berkaitan dengan maraknya tanggapan masyarakat tentang menyerupai adanya logo palu arit pada uang kertas baru itu ternyata tidak benar sama sekali.

“Itu rectoverso namanya. Jadi jika diterawang uang kertas itu maka jelas terlihat ada lambang BI di situ. Namun jika tidak diterawang tulisnyan merupakan potongan logo BI. Dari sisi satu dengan sisi yang lain saling ngisi, maka jika diterawang jelas di situ ada lambang BI. Jadi itu bukan gambar palu arit,” ujar Suharman.

Uang pecahan baru ini, merupakan pertama kalinya Bank Indonesia menerbitkan uang baru dengan jumlah 11 pecahan uang baru sekaligus dalam waktu bersamaan.

Sejauh ini Bank Indonesia biasanya menerbitkan uang pecahan baru dalam jumlah 1 atau 2 pecahan uang baru dalam tahun yang sama.

Pada kesempatan ini pula, Kepala Perwakilan Bank Indobesia Balikpapan Suharman Tabrani secara simbolis menyerahkan cindera mata berupa pecahan uang baru emisi 2016 yang sudah tersusun dan dikemas dalam sebuah pigura kepada sejumlah pejabat yang hadir pada acara sosialisasi tersebut.

Penulis : Alfian Tamzil

Berita Terkait