Balikpapan Berita Headline Berita Terkini 

Surat edaran Disdik diremehkan pelajar SMA

coret seragamBALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Surat Edaran ke seluruh SMA dan SMK se Balikpapan bernomor 420/1254/DIKMEN-IV/2016 yang isinya himbauan kepada siswa agar tidak melakukan aksi coret baju seragam saat pengumuman kelulusan dari Dinas Pendidikan, rupanya tidak diindahkan.

Aksi coret seragam bahkan konvoi kendaraan masih dilakukan oleh sejumlah pelajar SMU saat merayakan kelulusan mereka.

Surat edaran yang ditandatangani Kepala Disdik Kota Balikpapan Ir Muhaimin MT itu sejak bulan April 2016 lalu ini sudah didengungkan se seluruh SMA dan SMK di seluruh Balikpapan.

Aksi tahunan tersebut dimulai dengan mencoret seragam sekolah putih abu-abu dengan menggunakan cat dan juga spidol. Selesai dengan aksi tersebut, ratusan siswa menggunakan kendaraan roda dua dan melanjutkan aksi berkeliling Kota Balikpapan sambil sesekali berteriak meluapkan ekspresi kebahagiaan.

“Ini sekali seumur hidup, jadi harus dirayakan dengan teman-teman. Selain itu, coretcoret seragam dan konvoi sudah menjadi tradisi selama bertahun-tahun,” ujar Puji, siswa SMAN di Balikpapan, kepada cahayakaltim.com, disela melakukan aksi coret seragam di kawasan Ruko Balikpapan Baru, Sabtu (7/5/2016).

Aksi coret coret seragam sekolah seolah menjadi tradisi di negeri ini, sejak berpuluh puluh tahun yang lalu. Aksi ini awalnya adalah kumpulan tanda tangan dari siswa siswa seangkatan mereka ketika dinyatakan lulus di sekolahnya.

Namun belakangan, bukan hanya kumpulan tanda tangan saja, namun ada pula menggunakan cat semprot dengan beraneka ragam warna yang menghiasi seragam sekolahnya. Bisa saja ini sebuah bentuk kebahagiaan para siswa setelah dinyatakan lulus oleh pihak sekolah. (michael)

Berita Terkait