Berita Headline Berita Terkini Hukum 

Tabung 6 Tahun, yang menikmati pencuri lintas Provinsi

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com—Sudah susah payah bekerja banting tulang demi mengais rejeki, kendati harus bekerja sebagai buruh kasar. Namun seluruh keringat yang di tabung selama 6 tahun langsung lenyap seketika, setelah disambar pencuri yang tak lain teman sekamar.

Hal inilah yang dialami Harianto, pekerja kasar di sebuah bengkel alat berat, warga MT Haryono Rt 43, Graha Indah, Balikpapan Utara.

Harianto yang bersusah payah mengumpulkan uang selama 6 tahun dan berhasil mengumpulkan uang Rp 18.500.000, lenyap seketika ketika teman sekamarnya bernama Sahdany Umafagur alias Dany (32) yang baru dikenal 4 hari, menggasak dompetnya yang berisi kartu ATM.

Nasib apes Harianto tak sampai disitu, pelaku yang belakangan diketahui pencuri lintas provinsi ini, menggasak motor yang menjadi satu-satunya kendaraan yang mendukung korban untuk mencari rejeki.

“Saya tak percaya ini terjadi pada saya. Uang itu saya kumpulkan untuk menikah nanti. Uang itu juga saya tabung untuk jaga-jaga bila terjadi sesuatu dengan orang tua saya,” kata Harianto kepada cahayakaltim.com.

Harianto mengaku, membantu Dany karena dia dating mengemis mencari pekerjaan karena untuk melanjutkan perjalanannya ke Berau. “Saya membantunya karena dia datang tak punya uang dan meminta pekerjaan untuk pergi ke Berau. Jadi saya membantunya dan dia bekerja dengan kami,” ucap Harianto.

Korban awalnya tak mengenal Dany dan juga tidak tahu kalau pelaku juga sedang diburu polisi. Baginya dia membantu Dany karena merasa iba.

“Setelah mengambil dompet dan motor saya, dia (tersangka) sempat menelpon saya dan meminta tebusan agar motor di kembalikan. Dia meminta Rp 1,5 juta. Tapi saya menawarnya karena uang saya suda dia ambil. Jadi saya transfer ke dia Rp 50 ribu untuk tanda jadi. Tapi setelah mengecek di tempat yang dia janjikan, dia dan motor saya tidak ada,” ujar Harianto.

Untuk itulah, Korban melaporkan apa yang dia alami ke kepolisian untuk meminta agar Dany segera ditangkap.

 

Mencuri demi bantu keluarga

Dilahirkan di Maluku Utara, Sahdany Umafagur alias Dany, awalnya seorang pemuda biasa dan juga sudah memiliki keluarga kecil yang dianugerahi seorang anak. Namun istri Dany sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.

Dari sanalah, Dany mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya hingga keluar daerah. Hanya saja, jalan yang diambil Dany sudah melanggar hukum.

“Saya tak berniat untuk melakukan kejahatan, namun saya lakukan ini karena untuk kebutuhan keluarga saya. Apalagi anak saya saya titipkan ke orang tua saya di Maluku Utara,” ujar Dany.

Selain mengirim ke keluarga, uang hasil kejahatan tersebut, digunakan Dany untuk pindah ke daerah lain dengan menggunakan pesawat.

“Saya hilaf pak. Keadaan yang mendukung saya melakukannya,” singkat Dany, sebelum digiring ke sel tahanan sementara Polda Kaltim, Jumat (20/1/2017).

 

Tersanga beraksi di 4 Provinsi

Direktur Reserse  Kriminal Umum, Komisaris Besar Polisi Winston Tommy Watuliu, mengatakan, awal kasus ini adalah pencurian kendaraan bermotor. Setelah dilakukan pengembangan, ditemukan kasus pembobolan ATM. Dan berkembang dengan menemukan beberapa titik tindak kejahatan yang dilakukan tersangka di beberapa daerah.

“Setelah kami melakukan pengembangan secara  komfidens dan melakukan analisa serta melakukan investigasi, ditemukan 6 laporan yang diduga melibatkan tersangka di Balikpapan. Selain itu juga kami menemukan kalau pelaku juga beraksi di daerah lain,” kata Winston.

Maluku Utara, Bandung, Sampit dan Balikpapan, merupakan daerahh yang disinggahi tersangka. “Kami sudah melakukan koordinasi dengan Polda Maluku Utara, Polda Jawa Barat dan Polda Kalimantan Tengah,” singkat Winston.

Penulis : Michael M

Editor : Michael Mailangkay

Berita Terkait