Balikpapan Berita Terkini 

Tak Terserap, Anggaran Pembebasan Lahan Sungai Ampal Alami Silpa

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com— Anggaran pembebasan lahan sungai Ampal yang mencapai sekitar Rp 21 miliar, terancam mengalami SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) untuk APBD 2018 karena tidak terserap. Sedianya pembebasan lahan tersebut untuk proyek penanggulangan banjir.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD masih membahas pelaksanaan program banjir.

“Sampai saat ini anggarannya tidak terserap karena memang pembebasan lahan belum dilaksanakan. Masih dibahas TAPD dan Banggar untuk penanggulangan banjir,” kata Rizal Effendi

Dirinya juga menyampaikan bahwa Gubernur Kaltim telah memasukan proyek penanggulangan banjir ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD. “Tentunya harus diselaraskan. Karena lahan belum dibebaskan, ya bisa jadi SILPA,” ucapnya.

Jika terjadi SILPA, maka dipastikan anggaran akan meluncur kembali di APBD 2019 yang akan disetujui pada 28 November ini. “Ya, masih dibahas TAPD dan Banggar legisltatif,” tukasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Sandy Ardian sempat menyoroti penyerapan anggaran pembebasan lahan sungai Ampal dan stadion Batakan yang tak maksimal.

“Karena pembebasan lahan di sungai Ampal untuk penanganan banjir, maka harus segera diselesaikan oleh OPD terkait seperti Dinas Pertanahan dan Dinas Pekerjaan Umum,” kata Sandy Ardian.

Politisi PKS ini mengingikan adanya terobosan serta koordinasi yang cepat sehingga anggaran yang telah disiapkan benar-benar terserap. “Jangan sampai anggaran sudah tersedia, tapi malah tidak dimanfaatkan,” tegasnya.

Secara keseluruhan, pembebasan lahan sungai Ampal membutuhkan anggaran sekira Rp150 miliar dengan luasan 15 hektare. Lahan yang harus dibebaskan dari Balikpapan Baru hingga jembatan Hotel Zurich di jalan Jenderal Sudirman.

Bahkan Pemkot Balikpapan pernah mendatangkan ahli banjir dari negara Belanda pada Juli 2018 lalu. Ketika itu ahli banjir bernama Jochem meninjau jembatan Hotel Zurich, sungai Ampal DAM, area sungai Ampal Pasar Segar, jembatan DAM PDAM hingga ke kawasan muara Sungai dekat BSB. (*)

Penulis : Echi

Editor : Michael M

Berita Terkait