Berita Terkini Ekobis 

Telepon pintar untuk TNI Polri di perbatasan dari Telkomsel

Foto Penyerahan CSR Telkomsel  berupa bantuan sarana komunikasi untuk TNI & Polri dan Masyarakat  Perbatasan Sebatik Oleh Menko Polhukam berserta VP ICT Area Pamasuka_1472808273165SEBATIK, CAHAYAKALTIM.comBukti nyata kepedulian Telkomsel di remote area ini jaringan Telkomsel tidak hanya bisa melayani telpon & sms saja, Telkomsel sudah menghadirkan layanan 3G bahkan 4G di Sebatik (Perbatasan Indonesia – Malaysia) agar masyarakat bisa mengakses internet dengan lebih nyaman. Anak sekolah juga bisa mengakses informasi di internet sehingga tidak kalah dengan anak-anak yang tinggal di kota besar.

Vice President ICT Area Pamasuka Ali Imran mengatakan, selama 2 tahun belakangan ini Telkomsel membangun jaringan Telekmunikasi pertama di pulau Sebatik yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia dan saat ini sangat terasa kemanfaatannya bagi masyarakat apalagi ditambah dengan jaringan 3G hingga 4G saat ini masyarakat sangat menikmati jaringan super cepat dan hebat dari Telkomsel.

Selain sector komunikasi, Telkomsel juga memberikan bantuan CSR alat komunikasi dan informasi berupa telepon seluler 4G kepada para aparat dan petugas di perbatasan, mulai dari TNI/Polri hingga aparat di tingkat Kecamatan dan Desa.

“Bantuan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi warga masyarakat untuk berkomunikasi dan memanfaatkan telekomunikasi sebagai sarana yang mudah dan cepat. Alat komunikasi dan informasi yang telah didukung dengan perangkat 4G tersebut, sekaligus sebagai bentuk sosialisai Telkomsel kepada pelanggannya jika di perbatasan pulau Sebatik juga telah dapat diakses dengan telepon seluler 4G. Distribusi kepada petugas dilakukan melalui camat yang ada di masing-masing wilayah Sebatik,” kata Ali Imran.

“Untuk bantuan kepada penanggungjawab pelayanan kesehatan di Puskesmas-Puskesmas Pembantu (Pustu), Camat menyerahkan bantuan tersebut melalui Kepala Puskesmas Aji Kuning, Dr. Astri. Kepada Dr. Astri, Harman menyerahkan lima paket di mana empat paket untuk keempat Pustu yang ada di masing-masing desa, sedangkan satunya lagi untuk petugas kesehatan yang ada di Pos Kesehatan Tapal Batas. Adapun alat komunikasi yang diperuntukkan kepada Desa diserahkan langsung oleh Camat kepada masing-masing Kepala Desanya,” lanjut Ali.

Harman Camat Sebatik Tengah mengucapkan terima kasih kepada manajemen Telkomsel yang telah membantu pembangunan di wilayahnya. Selain mendapatkan bantuan hand phone, tahun sebelumnya, Telkomsel juga pernah memberikan bantuan modem dan perangkat komputer kepada sejumlah lembaga dan instansi yang ada di wilayah kerjanya ungkap Harman.
Selain bantuan barang , Telkomsel juga memberikan pelatihan edukasi #internetBAIK bagi tingkat sekolah SD, SMP, SMAN serta para guru dan tokoh masyarakat guna mengarahkan anak anak untuk mengenal bagaimana menggunakan internet dengan baik, bertanggung jawab, inspiratif dan kreatif serta membekali para orang tua untuk ikut mengawasi anak-anak dalam mengakses internet.

Ditambahkan Harman bahwa pembangunan empat BTS yang dilakukan tahun lalu di wilayahnya telah mampu membukan keterisolasian informasi dan komunikasi masyarakat Desa yang ada di dalam wilayah Kecamantan Sebatik Tengah.

Menurut pemantauan Harman, para TKI yang ada di Sebatik Malaysia juga telah mulai beralih menggunakan layanan operator telepon seluler nasional ketimbang menggunakan layanan jasa operator telepon seluler negara tetangga.

Oleh sebab itu, paling tidak menurut Harman, Kecamatannya masih membutuhkan minimal satu BTS lagi agar cakupan layanan Telkomsel mencakup seluruh wilayah desa yang ada di Kecamatan perbatasan tersebut.

Selain masyarakat di daerah perbatasan, aparat TNI tentunya juga harus mendapatkan perhatian lebih mengingat fungsi & perannya dalam menjaga kesatuan NKRI. Tantangan mereka sangat tinggi dalam menjaga & mempertahankan kesatuan NKRI. Kebutuhan komunikasi sangat penting bagi aparat TNI dalam menjalankan tugasnya.

Dalam kurun waktu 2 tahun, Telkomsel terus membangun daerah yang berhadapan langsung dengan negara tetangga, dengan menguatkan jaringan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat di daerah perbatasan.

Terbentang di beberapa lokasi titik perbatasan diantaranya, Sebatik, Nunukan, Malinau, Desa Tiong Ohang, Long Apari, Long Lunuk, Agung Baru & Long Layu. (adv/michael m)

Berita Terkait