Berita Terkini Bumi Etam 

Ultah Ke 73, sejumlah kolega sambangi Imdaad Hamid

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Mantan Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid hari ini berulang tahun ke 73. Meski tidak dirayakan secara resmi puluhan warga sempat bertandang di kediamannya Jalan AP Pranoto, Klandasan, Kecamatan Balikpapan Kota, Rabu (05/07/2017).

Kedatangan sejumlah kolega ini tak lain hanya mengucapkan selamat ulang tahun kepada mantan walikota yang sempat menjabat selama dua periode itu. Kehadiran mereka terlihat satu demi satu memasuki rumahnya seraya mengucapkan selamat kepada Imdaad.

Moment inipun juga dilakukan sejumlah awak media yang biasa melakukan peliputan di lingkungan Pemkot Balikpapan. Para wartawan baik dari media cetak, elektronik dan online kompak bertandang ke rumahnya untuk mengucapkan selamat ulang tahun ke 73 untuk Imdaad Hamid.

Di usia ke 73 ini Imdaad Hamid memang terlihat segar bugar. Namun suara dan gerakannya sudah tidak segesit saat dia menjabat walikota dulu.

“Saya ini terkena parkinson. Ini yang membuat suara saya nyaris hilang. Sulit menelan dan gerakan sayapun menjadi lambat,” ujar Imdaad Hamid.

Sepeninggal istrinya yang wafat pada 2013 silam, Imdaad Hamid banyak menghabiskan waktunya bersama keluarganya. Kemudian membaca, salah satu hobbynya sejak masih mahasiswa dulu.

Ia pun sempat bersuara menanggapi pemerintahan saat ini. Menurutnya saat ini pemerintah sedang bergejolak, namun gejolak ini sifatnya hanya sementara.

“Gejolak itu ada dua, pertama koreksi terhadap jalannya pembangunan. Yang kedua ekspresi dari masyarakat seharusnya juga mendapat perhatian,” ujarnya dengan suara lirih.

Lebih lanjut Imdaad juga mengatakan, pemerintah juga saat ini hendaknya jangan terjebak dengan hal hal kecil, walau hal kecil kecil itu akan menghasilkan yang besar.

“Kalau perhatian kita hanya tertuju ke sana, maka kita lelah. Nah pada saat situasi sudah mulai membaik, ketika kita akan berbuat kita sudah lelah. Akibatnya kita terjebak pada kebijakan kebijakan yang sifatnya nonkooperatif dengan masyarakat,” pungkasnya.

Kendati Imdaad Hamid saat ini sudah tidak memungkinkan lagi untuk tampil ke permukaan dengan suara lantangnya, namun tanggapannya tentang jalannya roda pemerintah saat ini patut ditauladani. Meski fisiknya boleh dibilang tidak sekuat dulu lagi, namun buah pikirannya masih rasional dan patut diacungi jempol. “Selamat ulang tahun Pak Imdaad,”.

 

Penulis : Alfian Tamzil