Berita Headline Berita Terkini Komunitas 

WJI Kaltim wacana baru dalam misi bela negara

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Dewan Pimpinan Daerah Warga Jaya Indonesia (DPD WJI) Provinsi Kalimantan Timur secara resmi dikukuhkan kepengurusannya oleh Dewan Pimpinan Pusat WJI yang berlangsung di Grand Ballroom Hotel Platinum, Jumat (29/04/2016).

IMG-20160430-WA0039Pelantikan pengurus DPD WJI ini dihadiri oleh Waka Polda Kaltim Brigjend Pol Hendrawan, Staf Ahli Pangdam VI Mulawarman, Kolonel Infantri Gangsar Supriyono, Kepala Kesbangpol Kaltim, Drs Roni Irfansyah, para unsur muspida,  ketua berbagai ormas dan OKP yang ada di Balikpapan serta ratusan pengurus DPD WJI Kaltim.

Dalam susunan kepungurusan Ormas ini, H Karmin SE, dikukuhkan sebagai Ketua DPD WJI Kaltim dan Seketaris Rudi Rahmadi Maskur. Didampingi puluhan pengurus lainnya yang secara resmi dilantik oleh Ketua Umum DPP WJI Marsda TNI (Purnawirawan) Abdul Gafur.

Dalam sambutannya, Abdul Gafur mengatakan, bahwa WJI ini adalah organisasi kemasyarakatan yang sudah lama didirikan, tepatnya pada tanggal 30 Desember 1967.

“Saat itu, organisasi ini sengaja dibentuk oleh TNI untuk memberantas sisa sisa  pemberontakan G 30 S / PKI. Saat itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Amir Mahmud mendirikan organisasi ini bernama Warga Jaya. Tujuannya adalah membantu TNI untuk memberantas sisa sisa anggota PKI. Dengan cara menghimpun tokoh tokoh masyarakat,” ujar Abdul Gafur.

Lebih lanjut Abdul Gafur mengatakan, seiring berjalannya waktu, organisasi ini terus berkembang hingga masa repormasi sampai dengan saat ini. Di mana peranannya di masyarakat adalah menjaga keutuhan dan persatuan bangsa dengan berazaskan Pancasila dan UUD 1945.

“Warga Jaya Indonesia harus mewaspadai adanya hal hal tertentu, yang dapat merusak nilai nilai budaya bangsa. Untuk itu kita harus waspada dan menjaga empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh pengurus maupun anggota WJI agar senantiasa mengingatkan kepada semua OKP, semua ormas dan instansi manapun, agar jangan meninggalkan nilai nilai budaya.

“Saya berpesan kepada jajaran WJI Kaltim, akan adanya budaya asing, yang dapat merusak sendi sendi kehidupan di masyarakat. Jika kita tidak waspada, maka suatu saat ini akan terjadi,” ujarnya mengakhiri sambutannya.(alfian tamzil).

Berita Terkait