Berita Headline Hukum 

Bripda Rudi dikeroyok 4 orang tak dikenal sampai pingsan

AKBP I Wayan N Juliartha. (michael m/cahayakaltim.com)
AKBP I Wayan N Juliartha. (michael m/cahayakaltim.com)

BALIKPAPAN, cahayakaltim.com – Salah satu anggota Polisi yang bertugas di Direktorat Pengendalian Massa Polda kaltim, berpangkat Brigadir Polisi Dua, Rudyansyah (22) babak belur dihajar 4 orang tak dikenal saat pulang dari kuliah.

Bripda Rudy mengalami luka serius di bagian wajah dan sempat muntah darah bahkan korban sempat tak sadarkan diri pasca penganiayaan.

Kepala Sub Provos Bidang Propam Polda AKBP I Wayan N Juliartha mengatakan kasus penganiayaan  ini sedang dalam pengembangan, namun belum juga bisa mendapati siapa pelaku penganiayaan beserta motifnya. Hanya saja, Rudy mengungkap bahwa para penganiaya berpenampilan seperti aparat.

“Kami memeriksa Rudy dan hanya mendapati pengakuan yang menganiaya dirinya memiliki ciri badannya besar-besar dan rambutnya cepak,” kata Wayan kepada cahayakaltim.com, Rabu (9/9/2015), Mapolda Kaltim.

Wayan mengatakan dalam kasus ini pihaknya sudah berkoordinasi denan beberapa pihak termasuk Polisi Militer.

Dijelaskan Wayan juga bahwa, Bripda Rudi ini, selain bertugas sebagai anggota Polda Kaltim, ddia juga tengah melanjutkan studi di jenjang S-1 jurusan Hukum di Universitas Balikpapan. “Dia baru saja bergabung di kepolisian. Kalau tidak salah dia baru dua tahun menjadi anggota di bagian Dalmas Polda Kaltim,” terang Wayan.

Sebelum kejadian, Bripda Rudy mampir ke barak satuan Dalmas Polda sepulang kuliah Senin malam itu. “Ada dugaan dia sudah dibuntuti oleh 2 motor saat keluar dari barak. Nah, saat dijalan yang sepi, dihadang dan langsung menghajarnya. Korban sempat kabur. Namun terjatuh,” ungkap wayan.

Ditempat terpisah, Kepala Penerangan Kodam VI Mulawarman Letkol Inf Andi Gunawan mengatakan mengharapkan, kasus ini tidak begitu saja dikaitkan dengan tentara lantaran belum bisa diungkap pelaku sesungguhnya.

Kendati demikian, lanjut Andi, pihaknya akan memberi bantuan bagi penyelidikan Polri mengungkap kasus ini. “Prinsipnya, kami bantu Polri ungkap kasus ini,” kata Andi. (j d zebua/michael)

Berita Terkait