Berita Headline Hukum 

Dua pelaku sabu dapat ‘hadiah’ dari Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com – Polisi Reskoba Polda Kaltim terpaksa harus mencabut pistol setelah salah satu rekannya diserang tersangka dengan pot bunga.

“Karena dia melawan maka petugas kami yang ada didepannya langsung menembaknya. Petugas di lapangan melihat posisi petugas lain berbahaya, lalu polisi mengambil tindakan (menembak)” kata Kaur Penmas Polda Kaltim, AKP Tohari Kuswitanto, Jumat (5/2/2016).
Penembaka terhadap tersangka sabu ini terjadi saat polisi melakukan penggrebekan di Hotel Kartika Samrinda beberapa waku lalu.
Teraangka tersebut berinisial Di, seorang pekerja bengkel yang juga menjual barang terlarang tersebut. Dia ditangkap dengan mengantongi 39 gram sabu dan dua HP yang menjadi barang bukti.
Nah, setelah Di ditangkap, muncul beberapa nama yang menkadi rekan tersangka. Polisi akhirnya menangkap seorang tukang reparaai AC di Karang Jati, Balikpapan berinisial Rs, dengan menuita 5 gram sabu.
Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan dari tertangkapnya Di dan Rs ini. Keduanya kini masih mendekam dalam tahanan Polda.
Terkait motif pengedaran, kata Tohari, para tersangka mengaku terhimpit masalah ekonomi.
“Butuh uang. Menjual sabu lebih mudah dan memiliki untung lebih banyak,” kata Tohar. (d j zebua)

Berita Terkait